Al Haris Matangkan Persiapan Kunjungan Menteri HAM RI ke Jambi, 2.500 Mahasiswa UIN STS Disiapkan Ikuti Penguatan Kapasitas HAM

JAMBI SAMBAR ID Pemerintah Provinsi Jambi bersama Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) RI Provinsi Jambi mematangkan persiapan kunjungan kerja Menteri HAM RI ke Jambi yang direncanakan berlangsung Oktober 2026.

Koordinasi tersebut dibahas dalam audiensi Kepala Kanwil Kementerian HAM Jambi Sukiman bersama jajaran dengan Gubernur Jambi Al Haris di Ruang Kerja Gubernur Jambi, Senin (21/9/2026).

Salah satu agenda yang dipersiapkan adalah kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi Mahasiswa yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Oktober 2026. Kegiatan tersebut direncanakan melibatkan sekitar 2.500 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi.

Kepala Kanwil Kementerian HAM Jambi Sukiman mengatakan, Menteri HAM RI direncanakan hadir langsung sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Audiensi dengan gubernur dilakukan untuk memperkuat koordinasi sekaligus membahas dukungan terhadap rangkaian kunjungan kerja tersebut.

Dalam pertemuan itu, Al Haris didampingi Asisten I Setda Provinsi Jambi Arief Munandar, Plt. Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Jambi M. Ali Zaini, serta Kepala Biro Umum Setda Provinsi Jambi Muhammad Harir Khodari.

Sementara dari Kanwil Kementerian HAM Jambi hadir Sukiman, Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM IDT Noviayanti, serta Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Desman Lega.

2.500 Mahasiswa Diproyeksikan Ikuti Kegiatan

Rencana pelibatan sekitar 2.500 mahasiswa menjadikan aspek teknis dan koordinasi sebagai bagian penting dalam persiapan kegiatan.

Sukiman menyampaikan bahwa pihaknya meminta dukungan dan fasilitasi Pemerintah Provinsi Jambi agar rangkaian kunjungan Menteri HAM RI dapat dipersiapkan dengan baik.

Al Haris menyatakan dukungan terhadap rencana tersebut. Menurutnya, penguatan pemahaman HAM di lingkungan perguruan tinggi dapat menjadi bagian dari edukasi mahasiswa mengenai hak, kewajiban, penghormatan terhadap sesama, serta kesadaran terhadap hukum.

“Pemerintah Provinsi Jambi siap mendukung penuh. Kegiatan yang melibatkan ribuan mahasiswa ini sangat positif,” kata Al Haris sebagaimana dikutip ANTARA.

Perguruan Tinggi Jadi Ruang Edukasi HAM

UIN STS Jambi sebelumnya juga telah membuka komunikasi dengan Kanwil Kementerian HAM Jambi terkait peluang kerja sama di bidang edukasi HAM kepada mahasiswa.

Dalam pertemuan pada Juli 2026, pihak UIN STS Jambi dan Kanwil Kementerian HAM Jambi membahas sejumlah peluang kolaborasi, termasuk sosialisasi HAM kepada mahasiswa, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, serta program lain yang berkaitan dengan penguatan nilai-nilai HAM di lingkungan perguruan tinggi.

Data resmi UIN STS Jambi menunjukkan kampus tersebut memiliki lebih dari 16 ribu mahasiswa pada 2026, sehingga keterlibatan mahasiswa dalam agenda penguatan kapasitas HAM menjadi bagian dari kegiatan edukasi yang melibatkan komunitas akademik dalam jumlah besar.

Masih Tahap Persiapan

Meski tanggal kegiatan telah direncanakan, rangkaian kunjungan Menteri HAM RI dan kegiatan penguatan kapasitas HAM tersebut masih memerlukan koordinasi lebih lanjut dari berbagai pihak.

Pemerintah Provinsi Jambi dan Kanwil Kementerian HAM Jambi selanjutnya akan menindaklanjuti aspek penyelenggaraan sesuai kewenangan masing-masing.

Dengan demikian, agenda 14 Oktober 2026 tidak hanya dipersiapkan sebagai kunjungan pejabat pemerintah pusat ke daerah, tetapi juga sebagai forum edukasi HAM bagi mahasiswa serta ruang koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian, dan perguruan tinggi.

Media Sambar.id akan terus mengikuti perkembangan persiapan dan pelaksanaan agenda tersebut berdasarkan informasi resmi dari pihak-pihak terkait.

Arfandi Tj

Lebih baru Lebih lama