Polisi Tak Lagi Menakutkan, Bhabinkamtibmas Takalar Tanamkan Disiplin dan Anti-Bullying di Sekolah

TAKALAR, SAMBAR.ID — Polisi masuk sekolah bukan sekadar untuk menyampaikan pesan keamanan. Di SDN No. 162 Inpres Kampung Beru, Takalar, kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi ruang untuk menanamkan disiplin, keselamatan berlalu lintas, dan sikap saling menghargai sejak usia dini.

Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Kampung Beru, Desa Banyuanyara, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, Sabtu, 4 September 2026, sekitar pukul 08.00 Wita. Bhabinkamtibmas Desa Banyuanyara, Aiptu Zainal Halim, menyambangi para siswa dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Dengan pendekatan humanis, Zainal mengajak anak-anak mengenal polisi sebagai sosok yang hadir untuk melindungi, membantu, dan mengarahkan masyarakat. Komunikasi yang dibangun diharapkan dapat mengikis rasa takut sekaligus memperkuat kedekatan antara polisi dan generasi muda.

Dalam pertemuan itu, para siswa juga diberikan edukasi mengenai aturan dan keselamatan berlalu lintas. Pesan tersebut disampaikan sejak dini agar anak-anak mulai memahami pentingnya tertib di jalan, mematuhi aturan, serta tumbuh menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

Tak hanya soal lalu lintas, Zainal mengingatkan siswa agar rajin belajar, tidak membolos, serta bijak menggunakan gawai. Anak-anak juga diajak menjaga pertemanan dan tidak melakukan perundungan atau bullying.

Pesan saling menghargai, menghormati perbedaan, dan berani mengatakan tidak terhadap tindakan yang merugikan teman menjadi bagian dari upaya membentuk karakter siswa sejak bangku sekolah dasar.

Polisi Dorong Pendidikan Karakter Sejak Dini

Kasat Binmas Polres Takalar, AKP H. Sarro, S.Sos., saat dikonfirmasi mengatakan, pendekatan kepada anak-anak merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran hukum dan menciptakan hubungan positif antara polisi dengan generasi muda.

 “Kami ingin anak-anak mengenal polisi bukan sebagai sosok yang menakutkan, tetapi sebagai sahabat yang siap melindungi dan membantu mereka. Karena itu, Bhabinkamtibmas kami dorong untuk hadir di sekolah-sekolah dengan pendekatan yang humanis, komunikatif, dan mudah diterima oleh anak-anak,” kata AKP H. Sarro.

Menurutnya, pendidikan mengenai disiplin, keselamatan berlalu lintas, anti-bullying, serta penggunaan gadget secara bijak perlu diberikan sejak dini agar kebiasaan baik menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan anak-anak.

 “Kami berharap anak-anak tumbuh menjadi generasi yang disiplin, rajin belajar, taat aturan, sadar hukum, dan peduli terhadap keselamatan. Kedekatan yang dibangun Bhabinkamtibmas hari ini adalah investasi untuk menciptakan generasi muda yang nantinya mampu menjadi pelopor keamanan dan ketertiban di lingkungannya,” ujar Sarro.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian memperkuat Harkamtibmas melalui pendekatan edukatif dan humanis. Dari lingkungan sekolah, pesan keamanan ditanamkan agar anak-anak tidak hanya memahami aturan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.(As77M)

Asw-19

Lebih baru Lebih lama