Polsek Tawaeli Bekali Peserta LDKS SMA Negeri 9 Pantoloan dengan Edukasi Bahaya Narkoba

POLSEK TAWAELI memberikan materi tentang bahaya dan pencegahan penyalahgunaan narkoba ke peserta LDKS SMA Negeri 9 Pantoloan, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu/F-Hms Polsek Tawaeli.


SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Upaya meningkatkan kesadaran pelajar terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba terus dilakukan melalui kegiatan edukasi di lingkungan sekolah. Polsek Tawaeli memberikan materi tentang bahaya dan pencegahan penyalahgunaan narkoba kepada peserta Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMA Negeri 9 Pantoloan, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, Rabu (16/9/2026).


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 11.45 WITA tersebut diikuti para siswa kelas X dan XI SMA Negeri 9 Pantoloan, serta dihadiri pihak sekolah dan pendamping kegiatan.


Materi disampaikan langsung oleh Kapolsek Tawaeli IPTU Afif Ali, S.Hi., M.H. bersama unsur kepolisian lainnya, sebagai bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai risiko penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba serta langkah pencegahannya sejak dini.


Melalui pemaparannya, peserta mendapatkan penjelasan mengenai pengertian narkotika dan jenis-jenisnya, dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, pendidikan, masa depan serta lingkungan sosial pelajar.


Selain itu, dibahas pula sejumlah faktor yang dapat menyebabkan seseorang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, termasuk pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang positif dan tidak mudah terpengaruh ajakan menggunakan narkoba.


Peserta juga diberikan pemahaman mengenai modus dan bentuk penyalahgunaan serta peredaran narkoba yang perlu diwaspadai di lingkungan pelajar. 


Materi turut mencakup ketentuan hukum dan konsekuensi pidana terkait penyalahgunaan, kepemilikan, penguasaan, penyimpanan, pengangkutan maupun peredaran narkotika sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Tekankan Sikap Waspada




Dalam kesempatan tersebut, pesan Kamtibmas juga disampaikan kepada para peserta LDKS. Pelajar diimbau menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan tidak mencoba menggunakan narkoba dengan alasan apa pun.


Para siswa juga diingatkan agar tidak menerima atau membawa titipan barang yang tidak diketahui isi dan asalnya. Hal ini menjadi bagian dari kewaspadaan agar pelajar tidak terlibat dalam persoalan hukum akibat membawa barang yang ternyata berkaitan dengan narkotika.


Selain itu, kepolisian mengingatkan pentingnya bijak menggunakan media sosial serta menghindari aktivitas yang dapat mengarah pada tindak pidana.


Para pelajar juga didorong untuk menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab dan mampu memberikan pengaruh positif di lingkungan sekolah.


Apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba, peserta diminta segera menyampaikan informasi kepada guru, orang tua atau pihak Kepolisian.


Berlangsung Aman dan Tertib


Kegiatan edukasi tersebut berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar. Para peserta mengikuti kegiatan dengan baik serta mendapatkan pemahaman mengenai dampak dan konsekuensi penyalahgunaan narkoba, khususnya bagi kalangan pelajar.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran dan kewaspadaan siswa terhadap bahaya narkoba semakin meningkat. Edukasi juga menjadi salah satu langkah untuk mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan pembinaan dan edukasi kepada generasi muda, khususnya pelajar, agar memiliki pengetahuan yang memadai mengenai bahaya narkoba sekaligus memahami pentingnya menjaga diri dan lingkungan pergaulan.**/Red.


Source : Humas Polsek Tawaeli 

Lebih baru Lebih lama