Rutan Baturaja Tingkatkan Kemampuan Baca Al-Qur’an Warga Binaan melalui Pembinaan Pesantren

BATURAJA SAMBAR ID— Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja terus memperkuat pembinaan kerohanian warga binaan melalui program berbasis pesantren. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an, mulai dari pengenalan huruf Hijaiyah hingga penerapan hukum tajwid.

Kegiatan yang berlangsung di aula Rutan Baturaja pada Kamis (29/10/2026) tersebut diikuti puluhan warga binaan. Program ini merupakan bagian dari pembinaan rutin yang dilaksanakan melalui kerja sama Rutan Baturaja dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Dalam pembelajaran tersebut, materi disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta. Sebagian warga binaan mempelajari penerapan hukum tajwid lebih lanjut, sementara peserta lainnya mulai mengenal huruf Hijaiyah melalui metode Iqro.


Pendekatan pembelajaran bertahap ini memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk belajar sesuai tingkat kemampuan mereka, sekaligus memperdalam pemahaman terhadap bacaan Al-Qur’an.


Kepala Rutan Baturaja, Fitri Yady, mengajak seluruh warga binaan memanfaatkan program pembinaan tersebut dengan sungguh-sungguh sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.


Menurutnya, pembinaan kerohanian menjadi salah satu sarana untuk memperdalam ilmu agama dan membangun sikap positif dalam kehidupan sehari-hari.


Melalui kerja sama berkelanjutan dengan MUI dan Kementerian Agama Kabupaten OKU, Rutan Baturaja berharap program berbasis pesantren ini dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus mendukung perkembangan mental dan spiritual warga binaan.


Program tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan di dalam rutan agar warga binaan memiliki bekal pengetahuan keagamaan dan nilai-nilai positif yang dapat diterapkan, baik selama menjalani masa pidana maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.


Humas Rutan Baturaja

Amelia sambar id


Lebih baru Lebih lama