SAMBAR.ID// MARGALUYU - Pemerintah Desa Margaluyu salurkan bantuan pangan beras 10 Kg kepada 789 KPM Bulan Mei, penyaluran bantuan pangan beras sebanyak 10 Kg dilaksanakan langsung di Kantor Desa Margaluyu, Sabtu(18/05/2024) dan dijadwalkan selama 1 hari, jumlah dan anggota Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk Bantuan Pangan Beras 10 Kg ini masih sama dengan bulan sebelumnya yakni berjumlah 789 KPM.
Penyaluran bantuan pangan ini di ikuti oleh Kepala Desa Margaluyu dan semua perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas,Kepala Dusun, Dan dibantu juga oleh Mahasiswa/Mahasiswi Yang sedang KKN Di desa Margaluyu dari Universitas Pakuan bogor dan Universitas Juanda Bogor turut serta yang ikut mengawal masyarakat masing-masing diantaranya :
Kades H. Mamad
Sekdes Dedi Kusnadi
Babinsa Sertu Udju
Bhabhinkamtibmas Aiptu Mulyana
Kasi Kesra Alex Saepudin
Kasi Pelayanan Didin Wahyudin
Kadus I Riki
Kadus II Asep
Kadus III Deni
Kadus IV Ipin
Petugas Pos
KKN Universitas Juanda Bogor
KKN Universitas Pakuan Bogor
Bantuan beras Pangan Ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari terutama selama bulan mei ini dan mengurangi beban belanja kebutuhan dapur masyarakat.
Pemerintah Desa Margaluyu Terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Desa Margaluyu untuk itu Kepala Desa Margaluyu angkat bicara, bahwa kami selaku pemerintah Desa Margaluyu turut bahagia ketika masyarakat memperoleh bantuan dan bantuan dalam bentuk apapun terlebih dibulan mei ini, semoga dengan bantuan yang diperoleh dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Persyaratan yang harus dibawa oleh masyarakat dalam pengambilan beras tersebut ialah seperti biasa dengan membawa photocopy KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang kemudian akan dicocokan dengan data yang ada, ketika dinyatakan sudah cocok masyarakat dipersilahkan langsung masuk kedalam untuk mengambil beras sebesar 10 Kg. sehingga dengan hal ini tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran.
Bantuan pangan ini juga di harapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dan dapat mengontrol harga beras di pasaran. Untuk kualitas beras dirasa sudah aman sama dengan kualitas beras sebelum-sebelumnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dari pukul 08:00 hingga selesai..
( DJUL )








.jpg)



