Cilacap,Sambar.Id
Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Cilacap, Edy Santoso mendorong kadernya untuk mengajak masyarakat bergabung ke dalam partainya.
"Saya minta Ketua DPC, DPRT di masing-masing wilayah mengajak pemuda karang taruna, ibu-ibu PKK supaya bergabung ke PSI," ujar Edy saat ditemui usai pertemuan dengan pengurus DPRT Kesugihan di Kantor DPD PSI Cilacap, Senin (17/11/2025).
Adapun ajakan bergabung ke PSI menurut Edy bukan sekedar wadah pembelajaran politik saja, namun lebih dari itu, dimana para kader nantinya diajarkan untuk usaha mandiri dengan memanfaatkan potensi yang ada.
"Mereka nanti kita berdayakan untuk usaha, memanfaatkan potensi lahan yang ada di masing-masing wilayah. Untuk modal dan lainnya nanti dari kita," beber pengusaha sukses dan ternama di Cilacap yang kerap disapa Bos Edy ini.
Pemberdayaan kader PSI ini, selain dinilai menciptakan peluang usaha bagi anggota agar meningkatkan kesejahteraan mereka, juga upaya partai membantu pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan perekonomian di Kabupaten Cilacap.
"Kebetulan potensi alam di Cilacap itu luar biasa sekali ada laut, gunung dan lain-lain. Sehingga potensi ini, bagaimana untuk dimanfaatkan dengan bergabung di PSI. Tujuannya untuk kesejahteraan mereka," tandasnya.
Namun demikian, Edy memfokuskan anak muda untuk bersedia bergabung ke partai yang dipimpinnya saat ini. "Ketum kita Bro Kaesang ini kebetulan kan anak muda, dan PSI ini juga partainya anak muda," ungkapnya.
"Jadi kita merekrutnya anak-anak muda supaya mereka lebih terarah, lebih ke hal-hal yang positif dan ini upaya kita (PSI) membangun pemimpin-pemimpin muda sukses di Cilacap," lanjut Edy.
Dalam kesempatan itu, Edy juga meminta kader mulai dari struktural DPD hingga DPRT, untuk bersama-sama membesarkan partai dan mengenalkannya ke masyarakat luas.
"Saya minta Ketua DPC, DPRT di masing-masing wilayah mengenalkan PSI sampai ke tingkat bawah RT/RW. Dan kita akan buktikan bahwa masyarakat bisa maju bersama dengan bergabung ke PSI," pungkasnya.
Jurnalis :Sugeng Rahmat
Biro Cilacap









