Bahu-membahu Buka Isolasi Jalan, Tim Blutak Desa Remukut Pecahkan Batu Tebing Gunung

SAMBAR.ID, ACEH |

Gayo Lues - Warga Desa Remukut kini bisa bernapas lega. Pemerintah Desa Remukut mengerahkan tim khusus bernama "Tim Blutak" untuk membongkar akses jalan yang tertutup batu gunung di kawasan tebing, Kabupaten Gayo Lues, pada Minggu (4/1/2026).


Aksi gotong royong ini dilakukan untuk membuka kembali akses mobilitas warga yang sempat terisolasi. Berikut adalah fakta-fakta terkait aksi heroik Tim Blutak tersebut:

1.Membuka Akses yang Terputus


Kepala Desa Remukut menggerakkan Tim Blutak untuk memecahkan batu besar di tebing gunung secara manual dan kerja bakti. Langkah tegas ini diambil agar masyarakat desa memiliki akses jalan keluar menuju kampung tetangga.


"Jalan ini harus bisa dilalui oleh masyarakat kembali. Ini adalah aset vital bagi transportasi warga kami," ujar Kepala Desa Remukut kepada awak media, Minggu (4/1/2026).


2.Komitmen Tanpa Imbalan


Tim Blutak menyatakan kesiapan mereka untuk bekerja demi keselamatan warga. Mereka bergerak secara sosial tanpa mengharapkan imbalan materi yang tinggi. Fokus utama tim ini adalah memastikan warga tidak lagi merasa khawatir atau "was-was" karena terkurung di wilayah sendiri.


"Kami siap bekerja bakti asalkan saudara kami di Desa Remukut tidak lagi merasa terkurung. Kami tidak ingin kejadian bulan lalu terulang kembali," ungkap salah satu anggota tim khusus tersebut.


3.Tim Berpengalaman di Medan Berat


Bukan sekadar relawan biasa, Tim Blutak dikenal memiliki pengalaman spektakuler dalam memetakan rincian medan jalan yang ekstrem. Masyarakat setempat mengakui dedikasi tim ini yang dikenal dengan slogan Tegas, Cepat, dan Terpercaya. Mereka selalu hadir saat terjadi musibah, mulai dari banjir bandang hingga kebakaran.


4.Trauma Akibat Kecelakaan Jalan


Kondisi jalan di tebing gunung tersebut memang sangat memprihatinkan. Menurut keterangan warga, kerusakan jalan sebelumnya telah memakan korban. Sebuah sepeda motor roda dua dilaporkan hanyut terseret arus saat melintasi jalur tersebut karena kondisi jalan yang hanya menyisakan tumpukan batu gunung yang licin dan curam.


Reporter: Idris

Editor: A.Rifai/Red

Lebih baru Lebih lama