Gerak Cepat Tim Gabungan Bersihkan 2 Titik Longsor di Mesoyi, Akses Petungkriyono Terbuka


Sambar.id, Pekalongan, Jateng –
Jalur wisata dan akses utama penghubung Kecamatan Doro menuju Petungkriyono sempat lumpuh total akibat tertutup material tanah longsor di dua titik berbeda. Longsor tersebut menutup badan jalan utama di Dukuh Kroyaan, Desa Mesoyi, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan.


Merespons kondisi tersebut, tim gabungan dari TNI-Polri, BPBD, DPU, Perhutani, hingga warga setempat dikerahkan sejak Rabu (21/01/2026) pagi untuk melakukan pembersihan skala besar. Upaya evakuasi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Talun Iptu Heru Santoso, S.H., bersama Danramil Talun Kapten Sutriyono.


Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. yususf, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Talun Iptu Heru Santoso, S.H., menyatakan bahwa penanganan cepat dilakukan mengingat jalur tersebut merupakan satu-satunya akses vital bagi masyarakat pegunungan.


"Kami bersama Danramil, BPBD, DPU, dan Perhutani bersinergi membersihkan dua titik material longsor yang menutup jalan utama Mesoyi-Petungkriyono. Mengingat material tanah cukup tebal, satu unit alat berat jenis eskavator diterjunkan ke lokasi untuk mempercepat proses evakuasi," ujar Iptu Heru.


Kegiatan kerja bakti ini melibatkan personel gabungan, mulai dari personel Polsek, personel Koramil, tim BPBD, Korwil DPU, hingga anggota Perhutani BKPH Doro dan warga Desa Mesoyi. Selain alat berat, petugas juga menggunakan peralatan manual seperti cangkul dan sekop untuk membersihkan sisa-sisa tanah yang menempel di aspal.


Hadir pula di lokasi Kepala BKPH Doro Slamet Supriyono, perwakilan DPU, serta Kepala Desa Mesoyi Muh Yahya untuk memantau langsung proses normalisasi jalan.


"Berkat kerja sama seluruh stakeholder di lapangan, material tanah longsor sudah berhasil dibersihkan. Saat ini jalur Doro-Petungkriyono sudah bisa dilewati kembali, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat," tambah Kapolsek.


Meski akses sudah terbuka, Iptu Heru Santoso memberikan catatan penting bagi para pengendara yang melintas di wilayah Dukuh Kroyaan. Sisa-sisa tanah yang terkena air hujan membuat kondisi jalan masih cukup licin dan rawan menyebabkan kecelakaan.


"Kami mengimbau kepada seluruh pengendara, terutama sepeda motor, agar tetap berhati-hati. Jalanan masih licin pasca-evakuasi dan potensi longsor susulan masih ada, mengingat cuaca di wilayah Talun dan Petungkriyono masih sering diguyur hujan lebat," pungkasnya.


Pihak kepolisian bersama instansi terkait akan terus memantau titik-titik rawan longsor di sepanjang jalur pegunungan tersebut guna memastikan keamanan para pengguna jalan. (*) 

Lebih baru Lebih lama