SAMBAR.ID, Morut, Sulteng - Aura semangat gotong royong menyelimuti kawasan rencana pembangunan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Morowali Utara Jumat (23/01/2026). Dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Morut, H. Hasyim Alaydrus, S.Ag, M.M, serta puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) menanggalkan seragam formal mereka sejenak untuk melaksanakan kerja bakti massal di lokasi proyek.
Aksi bersih-bersih lahan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah simbolis dimulainya babak baru infrastruktur pelayanan keagamaan di wilayah tersebut.
Dengan peralatan lengkap, para pegawai bahu-membahu membersihkan belukar dan meratakan area yang nantinya akan menjadi pusat administrasi umat.
Lebih dari Sekadar Semen dan Batu
Dalam arahannya di sela-sela kegiatan, H. Hasyim Alaydrus menekankan bahwa pembangunan gedung ini tidak boleh dilihat hanya sebagai proyek fisik semata. Ia menganalogikan persiapan lahan ini sebagai ritual membangun "marwah" instansi.
"Setiap sudut yang kita bersihkan dan setiap jengkal tanah yang kita siapkan adalah bentuk dedikasi kita terhadap 'rumah kedua' ini. Kita tidak hanya sedang menyiapkan lahan, tetapi sedang membangun fondasi kekeluargaan yang lebih erat," ujar Hasyim dengan nada optimis.
Menanamkan 'Nyawa' dalam Bangunan
Hasyim berharap, keterlibatan langsung para staf dalam persiapan lahan akan menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) yang tinggi terhadap fasilitas negara tersebut.
Baginya, gedung yang dibangun dengan kebersamaan akan memiliki atmosfer kerja yang berbeda dibandingkan hasil proyek semata.
"Mari kita ingat hari ini. Saat kelak gedung ini berdiri megah, ingatlah bahwa ada tetes keringat dan tawa kebersamaan kita yang tertanam di dalamnya sebagai nyawa dari tempat ini," pungkasnya di hadapan para ASN yang antusias.
Filosofi Penguatan solidaritas dan dedikasi pelayanan
Pembangunan gedung baru ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan publik di bidang keagamaan bagi masyarakat Morowali Utara, seiring dengan fasilitas yang lebih representatif dan modern di masa depan.***
Source : Kemenag Morut









