SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Menunaikan kewajiban syariat di tengah himpitan ekonomi seringkali menjadi tantangan berat bagi keluarga prasejahtera. Menjawab kegelisahan tersebut, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Mosangu Singgani Kelurahan Silae menginisiasi aksi kemanusiaan melalui program Khitanan Massal Gratis yang digelar baru baru ini.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni kesehatan, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat menjalankan kewajiban agama sekaligus menjaga kesehatan reproduksi sejak dini.
Urgensi Syariat dan Investasi Kesehatan
Ketua LPM Mosangu Singgani, Moh. Edi Heriansyah, S.H., menekankan bahwa khitan bukan hanya warisan risalah Nabi Ibrahim AS yang diteruskan oleh Nabi Muhammad SAW, tetapi juga memiliki dimensi medis yang sangat vital.
"Khitan adalah fitrah untuk menjaga kesucian ibadah. Secara medis, ini langkah krusial mencegah penumpukan kotoran dan bakteri di bawah kulup yang berisiko memicu infeksi saluran kemih (ISK), gangguan pada kepala penis, hingga pencegahan dini terhadap kanker penis," ujar Edi melalui pesan singkat, Sabtu, (7/2/2026).
Ia menambahkan, mahalnya biaya khitan mandiri saat ini seringkali menjadi penghambat bagi orang tua. "Kami melihat ada celah di mana kewajiban agama berbenturan dengan kondisi ekonomi. Di sinilah LPM hadir sebagai jembatan," imbuhnya.
Kolaborasi Lintas Sektor
Kesuksesan acara ini berakar pada kolaborasi solid antara lembaga kemasyarakatan, pemerintah, dan sektor swasta. LPM Mosangu Singgani menggandeng BAZNAS Kota Palu sebagai mitra utama dalam penyediaan tenaga medis dan logistik khitan.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kelurahan Silae di bawah kepemimpinan Asrinda Latuo, S.Sos., M.Adm. KP. Sinergi ini semakin kuat dengan hadirnya dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari empat perusahaan lokal yang beroperasi di wilayah Silae, yaitu diantaranya :
* PT Arkan Bara Mandiri
* Cafe Coklat 2 Silae
* Swiss-Belhotel Palu
* SPPEB PT Gema Palu
"Kehadiran empat perusahaan ini membuktikan bahwa sektor swasta memiliki kepedulian yang tinggi dan hadir langsung di tengah masyarakat Silae. Kami sangat mengapresiasi kontribusi mereka," kata Edi penuh syukur.
Dampak Sosial dan Harapan ke Depan
Melalui kegiatan ini, puluhan anak di Kelurahan Silae kini telah menunaikan kewajiban syariatnya dengan standar medis yang aman tanpa dipungut biaya sepeser pun. Selain mendapatkan layanan khitan, para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan pasca-tindakan.
LPM Mosangu Singgani berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi agenda rutin guna mempererat solidaritas antarwarga dan memperkuat kemitraan antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha di Kota Palu.**









