Sinergi Bangun Bangsa: Wagub Sulteng Dorong Fapetkan Untad Terus Cetak SDM Unggul di Dies Natalis ke-13


WAGUB SULAWESI TENGAH, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menegaskan pentingnya peran institusi pendidikan dalam mencetak (SDM) berkualitas demi menopang pembangunan daerah/F-Adpim Pemprov Sulteng.


SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menegaskan pentingnya peran institusi pendidikan dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas demi menopang pembangunan daerah. 


Hal ini disampaikannya saat menghadiri sekaligus melepas secara resmi peserta Fun Walk dalam rangka perayaan Dies Natalis ke-13 Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan) Universitas Tadulako (Untad) di halaman Dekanat Fapetkan, Sabtu (7/2/2026).


Kegiatan yang berlangsung meriah ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah provinsi dengan dunia akademisi. Wagub Reny memandang bahwa usia 13 tahun bagi sebuah fakultas adalah masa transisi menuju kematangan intelektual dan kontribusi nyata bagi sektor pangan dan maritim di Sulawesi Tengah.


Momentum Reuni dan Penguatan Silaturahmi


Dalam pidato sambutannya, dr. Reny memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif panitia yang mengemas perayaan ini dalam bentuk kegiatan olahraga bersama. Menurutnya, aspek kesehatan dan kebersamaan adalah fondasi utama dalam membangun lingkungan kerja dan belajar yang produktif.


"Dies Natalis ini bukan sekadar seremoni rutin tahunan. Ini adalah momentum sakral untuk mempererat tali silaturahmi yang mungkin sempat merenggang karena kesibukan masing-masing. Di sini, civitas akademika, mahasiswa, hingga alumni kembali melebur menjadi satu keluarga besar," ungkap Wagub Reny di hadapan ratusan peserta.

 

Sebagai praktisi kesehatan, dr. Reny menekankan bahwa kegiatan Fun Walk memiliki nilai ganda:


Kesehatan Fisik: Mendorong budaya hidup sehat di lingkungan kampus.


Kesehatan Mental: Menjadi wadah refreshing dan penguatan spiritual melalui interaksi sosial yang positif.


Kontribusi Alumni Untad di Kancah Nasional



Lebih jauh, Wakil Gubernur menyoroti kiprah lulusan Universitas Tadulako yang kini telah tersebar di berbagai pelosok negeri. 


Ia menyebutkan bahwa keberhasilan alumni menempati posisi strategis, baik di pemerintahan maupun sektor swasta, merupakan bukti otentik bahwa kualitas pendidikan di Sulawesi Tengah mampu bersaing di tingkat nasional.


"Alumni Untad, khususnya dari Fapetkan, memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga ketahanan pangan kita. Saya bangga melihat banyak lulusan kita yang berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional," tambahnya.


Harapan untuk Masa Depan Fapetkan


Menutup arahannya, dr. Reny menyampaikan doa dan harapan agar di usia yang ke-13 ini, Fapetkan Untad semakin inovatif dalam melakukan riset-riset di bidang peternakan dan perikanan yang relevan dengan potensi lokal Sulawesi Tengah. 


Ia berharap fakultas ini terus bertransformasi menjadi pusat unggulan (center of excellence) yang melahirkan inovator-inovator muda.


"Selamat Dies Natalis ke-13. Semoga Fapetkan terus maju, konsisten mencetak SDM unggul, dan kita senantiasa diberi kesehatan untuk terus bersinergi di tahun-tahun mendatang," pungkasnya.


Turut hadir mendampingi Wakil Gubernur dalam kegiatan tersebut : Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng (Rektor Universitas Tadulako), Dekan dan jajaran fungsionaris Fapetkan Untad, Serta tokoh masyarakat dan alumni lintas generasi.


Acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara dan pemberangkatan peserta jalan santai yang menyusuri rute di sekitar kawasan kampus Bumi Tadulako.***

Lebih baru Lebih lama