Sambar.id Kabupaten Cirebon – Menjelang implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dawuan 2 UUT Beef menyatakan kesiapannya dalam menyajikan asupan pangan berkualitas.
Owner SPPG UUT Beef Dawuan, H. Bastoni, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan menyeluruh, mulai dari infrastruktur hingga peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).
H. Bastoni mengungkapkan bahwa aspek logistik dan sarana pendukung telah rampung dipersiapkan. Hal ini mencakup seluruh rantai distribusi agar makanan dapat sampai ke penerima manfaat dalam kondisi prima.
“Terkait persiapan, kita sudah melakukan kesiapan sarana, prasarana, hingga armada transportasi.
Semuanya sudah kami siapkan untuk memastikan kelancaran operasional,” ujar H. Bastoni saat ditemui di lokasi operasional SPPG Dawuan Dapur 2 Uut Beef, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon pada Kamis, 5 Februari 2026.
Pelatihan Personal Higienis dan Praktik Lapangan bukan hanya sekadar alat, kualitas tenaga kerja menjadi fokus utama.
Pegawai SPPG Uut Beef telah menjalani pelatihan Personal Higienis yang dilakukan langsung melalui praktik di dapur pusat.
H. Bastoni menekankan pentingnya pelatihan ini agar para pegawai tidak canggung saat program resmi berjalan. Dengan praktik langsung, para pegawai diharapkan memahami teknik lapangan serta standar operasional yang ketat.
“Kalau ada pelatihan, saya harapkan pegawai mahir dan terlatih. Dengan praktik di dapur SPPG, mereka bisa mengetahui proses langsung, sehingga saat mulai, mereka sudah paham apa yang harus dikerjakan dan hal-hal apa saja yang perlu dijalankan,” tambahnya.
Keamanan Pangan Melalui Sertifikasi SLHS dan Sertifikasi Layak Penggunaan Air Pakai
Salah satu langkah krusial yang diambil adalah kewajiban mengikuti pelatihan sertifikasi Sertifikasi Layak Higiene dan Sanitasi (SLHS) dan Sertifikasi Layak Penggunaan Air Pakai. Menurut H. Bastoni, SLH adalah harga mati bagi setiap pegawai yang terlibat di SPPG guna menjamin keamanan pangan dalam program MBG.
Pelatihan ini mencakup kemampuan pegawai dalam menyortir bahan makanan secara ketat, memastikan hanya bahan berkualitas tinggi yang masuk ke proses produksi.
Selain itu, SPPG Dawuan UUT BEEF menjadi pelopor bersertifikat halal Indonesia di wilayah Cirebon.
Target Produk: Sehat, Aman, Halal, Utuh, dan Toyiban (SAHUT)
Melalui rangkaian persiapan yang matang ini, SPPG Uut Beef Dawuan membawa misi besar untuk menghasilkan produk yang memenuhi standar Badan Gizi Nasional (BGN).
“Harapan kami adalah produk yang dihasilkan benar-benar sehat, aman, halal, utuh, dan toyiban (SAHUT). Ini adalah komitmen kami untuk menjaga keamanan dan kualitas gizi bagi masyarakat,” pungkas H. Bastoni.(is/le)









