Sambar.id, Rokan Hilir - Pada Hari Kamis Tanggal 26 Maret 2026 Biro Redaksi Rohil Kembali Berikan Informasi Publik " Kapolsek Kompol Buyung Kardinal, S.H. M.H, dan Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Bangko Iptu Sinaga, S.H. M.H, Berserta Jajaran Personil Polsek Bangko Turun Gunung Melakukan Pengecekan Langsung Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pertalite, di sejumlah SPBU di Wilayah Kecamatan Bangko, Rabu 25/3/2026.
Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Bangko, Kompol Buyung Kardinal,S.H.M.H merupakan langkah cepat merespons isu kelangkaan BBM yang sempat beredar di tengah tengah masyarakat.
Saat melakukan pengecekan di SPBU Jalan Bintang, Kepenghuluan Bagan Jawa, diketahui bahwa keterlambatan distribusi BBM terjadi akibat ada kendala sedikit .
Saat dikonfirmasi Manager SPBU, Fikri, menjelaskan pasokan Pertalite dan Pertamax Turbo dari Pertamina mengalami keterlambatan dan baru tiba sekitar pukul 17.30 WIB.
“Bukan langka, hanya terlambat distribusi karena kondisi lalu lintas agak padat ,” jelasnya.
Untuk menjaga situasi tetap kondusif, Kapolsek Bangko bersama personil juga melakukan pengaturan di lokasi, termasuk membatasi pengisian BBM. Kendaraan roda dua dibatasi hingga Rp 50,000 sedangkan roda empat Rp200,000 .
Selain itu, petugas juga menunjukkan kepedulian, " tertangkap kamera awak media Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Bangko berserta jajaran tampak membagikan sebuah minuman air mineral kepada masyarakat yang sedang mengantri di tepi jalan .
Sementara itu, hasil monitoring di SPBU Batu 4, Kepenghuluan Bagan Punak Meranti, diketahui bahwa SPBU tersebut sudah sekitar satu minggu tidak beroperasi dan akan kembali buka setelah berkoordinasi dengan pihak BUMD Kabupaten Rokan Hilir nantinya.
Saat dikonfirmasi Kapolsek Bangko Kompol Buyung Kardinal, S.H. M.H, melalui Kanit Reskrim Iptu Sinaga, S.H. M.H, menegaskan bahwa sampai saat ini situasi ketersediaan BBM di wilayahnya masih aman dan terkendali."
“Kami memastikan kondisi tetap kondusif aman dan masyarakat tidak perlu panik. Kami akan terus melakukan pemantauan,” tegasnya.
Disini kami mengimbau kepada lapisan elemen masyarakat agar tetap tertib dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu antrean panjang" agar semua masyarakat yang ngantri ingin membutuhkan BBM tersebut merasakan ketenangan, Imbuhnya.
Laporan:Tim Jurnalis ((Legiman))
Sumber: Konfirmasi







.jpg)



