Kapolsek Sinaboi Turun Gunung, Pimpin Tim Gabungan Lakukan Pendinginan Karhutla di Kepenghuluan Darusalam Kecamatan Sinaboi

Sambar.id, Rokan Hilir - Pada Hari Jum'at Tanggal 13 Maret 2026 Biro Redaksi Rohil Kembali Berikan Informasi Publik " Kapolsek Sinaboi Turun Gunung Pimpin Langsung Jajaran Personil Polsek Sinaboi Bersama Tim Gabungan Polres, Koramil 01 Bangko dan  Posal Sinaboi Lakukan Pendinginan Dilokasi Karhutla Kepenghuluan Darussalam.


Pada Tim Biro Redaksi Rohil melakukan konfirmasi kepada Iptu Irwandi H.Turnip,S.H.M.H mengatakan" kami dari Personil Polsek Sinaboi,personil Polres dibantu pihak Koramil 01 Bangko dan Posal Sinaboi lakukan Pendinginan Karhutla di RT 20 Kepenghuluan Darusalam dugaan sementara masyarakat membuka lahan dengan cara membakar.


Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek sinaboi masih lakukan pendalaman terjadi nya kebakaran tersebut bang, ungkap Kapolsek Sinaboi kepada tim awak media ini . Jum'at Tanggal 13/3/2026


" Karena saat dilakukan pendinginan di lokasi tidak ditemukan  pelaku atau masyarakat yang mengharap lahan tersebut.


Lokasi lahan tepatnya 

di Jalan Rohu RT 20 Kepenghuluan Darussalam Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir dengan 


TITIK KOORDINAT:


- N. 2.20017

- E. 101.01294

- N. 2.19869

- E. 101.01527

- N. 2.19582

- E. 101.01357


PEMILIK LAHAN :


- Dalam Lidik Tim Unit Reskrim Polsek sinaboi, ujar Kapolsek.


Dalam melakukan pendinginan tergabung dari Jajaran Personil:


- 1.BKO Polres Rohil : 6 Pers. 

- 2.BKO Gabungan Polsek Bangko Dan Batu Hampar : 6 Pers. 

- 3.Personil Polsek Sinaboi : 10 Pers

- 4.TNI AD : 2 Pers

- 5.TNI AL : 2 Pers

- 6.MPA : 5 orang.

- 7.Diamon Raya Timber : 7 Orang. 


Sebagai alat SARANA PRASARANA Dilapangan yang digunakan :

 

- Ranmor R4 : 1 Unit

- Ranmor R2 : 25 Unit.

- Boat Motor : 0 Unit

- Pompong :  - Unit.


- Mesin   :  10 Unit mesin Mini Striker.(2 Unit Polres Rohil, 2 Unit Polsek Bangko, 1 Unit Polsek Batu Hampar, 2 Unit Polsek Sinaboi dan 3 unit Diamon Raya Timber) 


- Nozel    : 10 unit

- Selang  : 50 Unit

- Selang hisap : 10 Unit


"Saat melakukan pendinginan kami menggunakan sumber air dari Parit Bekoan masyarakat yang ada di dekat wilayah lokasi tersebut, Jelas Iptu Irwandi, H.Turnip, S.H., M.H.


Kondisi Terakhir saat ini :

Alhamdulillah Api sudah padam namun masih meninggal kan asap" tidak menutup kemungkinan Api bisa  hidup kembali karena hembusan angin dan kondisi lahan sekitar nya kering .


"Dengan terjadinya karhutla saat ini" kami menghimbau kepada seluruh elemen lapisan masyarakat kepenghuluan darussalam kecamatan sinaboi sekitarnya agar membuka lahan tidak melakukan pembakaran yang mengakibatkan patal, " jika masyarakat kedapatan melakukan kami tidak ada toleransi ,Imbuhnya.


Laporan:Tim Jurnalis ((Legiman))

Sumber: Konfirmasi

Lebih baru Lebih lama