Konflik Antarwarga di Distrik Dimba Memanas, Warga Lanny Jaya Desak Bupati Aletinus Yigibalom Turun Tangan

situasi peran kelompok (doc.foto)

SAMBAR.ID, LANNY JAYA, PAPUA PEGUNUNGAN
– Situasi keamanan di Distrik Dimba, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, dilaporkan memanas pada Sabtu sore (14/3/2026) setelah terjadi konflik antarwarga yang dipicu persoalan antar kampung. 


Peristiwa yang kerap disebut masyarakat sebagai “perang suku” ini kini menjadi perhatian serius warga setempat.


Informasi yang dihimpun dari masyarakat menyebutkan ketegangan terjadi antar kelompok warga dari beberapa kampung di wilayah Distrik Dimba. 


Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan meluasnya konflik jika tidak segera ditangani secara cepat dan bijak oleh pemerintah daerah.


Sejumlah tokoh masyarakat dan warga setempat pun mendesak Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya untuk segera turun langsung ke lokasi. 


Warga secara khusus meminta kehadiran Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, bersama Wakil Bupati Fredi Giniya Tabuni guna memediasi dan mencari jalan damai atas konflik yang terjadi.


“Masyarakat berharap Bupati Aletinus Yigibalom dan Wakil Bupati Fredi Giniya Tabuni segera hadir di Distrik Dimba untuk melihat langsung situasi dan membantu menyelesaikan persoalan ini,” ujar salah seorang warga yang menyampaikan laporan dari lapangan.


Menurut warga, konflik yang terjadi bermula dari persoalan antar kampung yang kemudian berkembang menjadi ketegangan antar kelompok masyarakat. 


Tanpa mediasi dari pemerintah daerah, tokoh adat, dan tokoh gereja, konflik tersebut dikhawatirkan berpotensi meluas dan mengganggu stabilitas keamanan di wilayah tersebut.


Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat melalui pendekatan dialog, mediasi adat, serta melibatkan tokoh masyarakat dan aparat keamanan guna mencegah terjadinya bentrokan lebih besar.


Kabupaten Lanny Jaya sendiri dikenal memiliki mekanisme penyelesaian konflik berbasis adat yang selama ini menjadi cara efektif dalam meredam ketegangan antar warga. Karena itu, masyarakat berharap pendekatan damai melalui musyawarah adat dapat segera dilakukan.


Hingga berita ini diterbitkan, warga Distrik Dimba masih menunggu kehadiran dan langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya untuk memediasi konflik dan memulihkan situasi keamanan di wilayah tersebut. (Kinaonak)

Lebih baru Lebih lama