Sambar.id, Rokan Hilir - Pada Hari Sabtu Tanggal 14 Maret 2026 Biro Redaksi Rohil Kembali Berikan Informasi Publik "Tak Kenal Lelah di Hari Ke 2 Kapolsek Sinaboi Turun Gunung Pimpin Langsung Jajaran Personil Polsek Sinaboi Bersama Tim Gabungan Terus Lakukan Pendinginan Dilokasi Karhutla di Kepenghuluan Darussalam Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir Riau.
Pada Tim Biro Redaksi Rohil melakukan konfirmasi kepada Iptu Irwandi H.Turnip,S.H.M.H selaku Kapolsek Sinaboi melalui Via telpon Watshapp pribadinya mengatakan" di hari ke 2 ini kami beserta jajaran Personil Polsek Sinaboi bersama personil dari Polres , Koramil 01 Bangko dan Posal Sinaboi terus berupaya lakukan Pendinginan Karhutla di RT 20 Kepenghuluan Darusalam untuk memastikan api betul betul padam.
"Disamping itu Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek sinaboi masih juga masih lakukan pendalaman/ lidik terjadi nya kebakaran tersebut bang, ungkap Kapolsek Sinaboi kepada tim awak media ini .Sabtu Tanggal 14/3/2026
Dihari ke 2 ini masih di tempat lokasi lahan " Karhutla tepatnya di Jalan Rohu RT 20 Kepenghuluan Darussalam Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir dengan
Titik Koordinat :
- N. 2.20017
- E. 101.01294
- N. 2.19869
- E. 101.01527
- N. 2.19582
- E. 101.01357
Pemilik lahan masih dalam Lidik Tim Unit Reskrim Polsek sinaboi, ujar Kapolsek Sinaboi .
Sampai saat ini kami melakukan pendinginan di hari ke 2 ini masih tergabung dari Jajaran Personil:
- 1.BKO Polres Rohil : 6 Pers.
- 2.BKO Gabungan Polsek Bangko Dan Batu Hampar : 6 Pers.
- 3.Personil Polsek Sinaboi : 10 Pers
- 4.TNI AD : 2 Pers
- 5.TNI AL : 2 Pers
- 6.MPA : 5 orang.
- 7.Diamon Raya Timber : 7 Orang.
Sebagai alat dilapangan yang digunakan masih alat alat yang pertama dilakukan sebagai :
- Ranmor R4 : 1 Unit
- Ranmor R2 : 25 Unit.
- Boat Motor : 0 Unit
- Pompong : - Unit.
- Mesin : 10 Unit mesin Mini Striker.(2 Unit Polres Rohil, 2 Unit Polsek Bangko, 1 Unit Polsek Batu Hampar, 2 Unit Polsek Sinaboi dan 3 unit Diamon Raya Timber)
- Nozel : 10 unit
- Selang : 50 Unit
- Selang hisap : 10 Unit
"Alhamdulillah sampai di hari ke 2 melakukan pendinginan kami menggunakan sumber Air, dari Parit Bekoan masyarakat yang ada di dekat wilayah lokasi tersebut masih mencukupi kebutuhan saat melakukan pendinginan, Jelas Iptu Irwandi H.Turnip ,S.H.M H kepada tim awak media ini.
Kondisi terakhir hari ini :
Alhamdulillah Api sudah betul betul padam namun mudah mudahan Api tidak hidup kembali " karena pendinginan di hari ke 2 ini dilakukan dengan semaksimal mungkin agar api tidak hidup kembali karena lokasi lahan tersebut kondisinya sudah lembab jika ditambah hujan turun " total padam , jelasnya.
"Semoga dengan terjadinya karhutla dilahan masyarakat yang sedang membuka lahan kedepannya agar lebih waspada dengan membuang puntung rokok sembarangan yang dapat menimbulkan Karhutla, "yang dapat merugikan orang banyak saat menghirup udara asap yang dapat menyebabkan tekanan pernapasan dan juga dapat sanksi hukum pidana undang undang Karhutla, Imbuhnya.
Laporan:Tim Jurnalis ((Legiman))
Sumber: Konfirmasi







.jpg)





