SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Pihak kepolisian memberikan perhatian serius terhadap dugaan aksi teror penyiraman air keras ke kendaraan warga yang belakangan viral di media sosial. Fenomena ini memicu keresahan di tengah masyarakat Kota Palu dalam beberapa waktu terakhir.
Kapolresta Palu, Kombes Pol. Hari Rosena, S.H., S.I.K., M.Si., mengimbau warga untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah.
Ia menekankan bahwa peran aktif masyarakat sangat diperlukan karena kasus ini berkaitan dengan ranah delik aduan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak panik, tetapi bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada aparat kepolisian,” ujar Hari Rosena dalam keterangan resminya, Rabu (25/3/2026).
Pihak Polresta Palu menegaskan komitmennya untuk menangani kasus ini secara profesional.
Masyarakat yang mengetahui atau menjadi korban aksi serupa diminta segera melapor secara resmi agar kepolisian memiliki dasar hukum kuat untuk bertindak.
“Jika ada laporan warga, polisi akan mengusut tuntas kasus ini dan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti terlibat sesuai dengan ketentuan hukum,” tegas Hari kepada awak media.
Saat ini, aparat keamanan terus melakukan pengawasan intensif di lapangan serta memantau perkembangan informasi di publik.
Langkah ini diambil untuk memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah penyebaran informasi yang dapat memperkeruh suasana.***






.jpg)



