Sambar.id Kabupaten Cirebon - Setelah melakukan Orasi di Kantor Bupati Cirebon aksi Serikat Mahasiswa(Sema) melanjutkan orasinya di depan kantor.Kejaksaan Negri Sumber meminta Kejari tegas dalam menangani persoalan, penegakan hukum dengan tidak memandang bulu.
Menurutnya Aparat Penegak Hukum ( APH) tertinggi dan terakhir adalah Kejaksaan jadi seharusnya kejaksaan lebih tegas dan transparan untuk menindak lanjuti persoalan yang ada di Kabupaten Cirebon.
Serikat Mahasiswa Cirebon (Sema).Mendesak agar penegakan hukum di wilayah Kabupaten Cirebon tidak memandang bulu dan ke berpihak,tak sampai di situ saja, Serikat Mahasiswa Cirebon menekankan kepada pihak Kejaksaan Negri Sumber untuk menandatangani komitmenya dalam menegakan hukum di Kabupaten Cirebon,secara tegas,"Ujarnya.
Sebelumnya masa, berorasi di depan kantor Bupati,Kabupaten Cirebon Selasa 28/04/2026 meminta Bupati Cirebon H.Imron rosadi untuk turun ke pelosok wilayah Kabupaten Cirebon,karena sebagai pemimpin daerah,sangat penting untuk memetakan suatu permasalahan atau persoalan sekaligus merumuskan solusi yang tepat kepada Masyarakat Kabupaten Cirebon pada umumnya.
Serikat Mahasiswa Cirebon menilai kepemipinan Bupati Cirebon H.Imron rosadi belum sepenuhnya mampu memposisikan diri sebagai pemimpin yang fokus pada kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan.
"Bupati Cirebon masih belum mampu mensejahterakan masyarakatnya, buktinya banyak infrastruktur yang belum tersentuh,banyak jalan-jalan berlubang pembangunan yang tidak merata.
Serikat Mahasiswa Cirebon pun mendesak adanya Transparansi Angaran yang ada di Kabupaten Cirebon,Angaran Pendapatan Belanja Daerah APBD tahun 2026.
Aksi masa Mahasiswa pun menyinggung terkait Angaran 55 Milyar yang sekarang sedang di persoalkan sehingga dapat
berpotensi dan patut di duga adanya tindakan korupsi.
Serikat Mahasiswa Cirebon,berharap Bupati Cirebon untuk lebih transparan terkait angaran demi memajukan Kabupaten Cirebon yang lebih baik,"Pungkasnya. (Juli)







.jpg)



