Tim SAR Gabungan Evakuasi Selamat Nelayan yang Mengalami Mati Mesin di Perairan Tolitoli

TIM SAR GABUNGAN berhasil selamatkan seorang nelayan alami kerusakan mesin perahu di perairan Pulau Lutungan, Desa Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli/F-Hms Basarnas Palu.


SAMBAR.ID, Tolitoli, Sulteng - Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan seorang nelayan yang terombang-ambing di laut akibat kerusakan mesin perahu di perairan Pulau Lutungan, Desa Nalu, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Korban ditemukan dalam kondisi selamat pada Sabtu dini hari (11/4/2026).


Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Muh. Rizal, S.H., dalam siaran persnya menyatakan bahwa operasi SAR ini bermula dari laporan pihak keluarga korban pada Jumat malam pukul 20.52 WITA.


Kronologi Kejadian


Korban yang diketahui bernama Jufri (38), berangkat melaut menggunakan perahu jenis katinting pada Jumat (10/4) pukul 05.00 WITA.


Namun, sekitar pukul 17.00 WITA, Jufri menghubungi keluarganya dan mengabarkan bahwa mesin perahunya mati di sekitar perairan Pulau Lutungan.


"Pihak keluarga sempat melakukan upaya pencarian mandiri namun tidak membuahkan hasil, sehingga mereka melaporkan kejadian tersebut ke Unit Siaga SAR (USS) Tolitoli," ujar Muh. Rizal.


Proses Pencarian dan Evakuasi


Merespons laporan tersebut, Tim Rescue USS Tolitoli bersama unsur potensi SAR langsung menuju lokasi. Setelah melakukan persiapan dan briefing sesuai SOP Basarnas, tim mulai menyisir area pencarian pada pukul 22.35 WITA.


Perjuangan tim membuahkan hasil pada pukul 23.50 WITA. Korban ditemukan selamat di koordinat 1^\circ 11' 49.00"N - 120^\circ 45' 60.00"E, atau berjarak sekitar 3,5 Nm ke arah timur laut dari lokasi kejadian awal.


Detail Evakuasi:


Pukul 23.50 WITA: Korban ditemukan dan dievakuasi ke atas kapal.


Pukul 01.05 WITA (Sabtu): Tim SAR Gabungan tiba di Pelabuhan Dede, Tolitoli.


Penyerahan: Korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga dalam keadaan sehat.


Unsur yang Terlibat




Keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi dari berbagai pihak, diantaranya, Tim Rescue USS Tolitoli, Bhabinkamtibmas, Pemerintah Desa serta Masyarakat Setempat.


Dalam operasi ini, tim menggunakan berbagai alat utama seperti Rigid Inflatable Boat (RIB), Rescue Car, serta peralatan komunikasi dan medis untuk memastikan keamanan proses evakuasi.


Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. "Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat di lapangan," tutup Muh. Rizal.***

Lebih baru Lebih lama