Nama Dicatut Penipu via WhatsApp, Kadis Cikasda Sulteng Imbau Warga Waspada Modus Bantuan Dana

CAPTION : SCREENSHOT Modus penipuan catut nama pejabat publik kembali terjadi. Kali ini,  Kadis (Cikasda) Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Andi Ruly Djanggola, SE., M.Si/F-Screnshoot Wa Kadis Cikasda.


SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Modus penipuan yang mencatut nama pejabat publik kembali terjadi. Kali ini, nama Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Andi Ruly Djanggola, SE., M.Si., disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mengelabui masyarakat melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.


Berdasarkan bukti percakapan yang beredar, pelaku melancarkan aksinya dengan modus meminta bantuan dana. 


Untuk meyakinkan korbannya, pelaku berdalih bahwa uang tersebut digunakan untuk keperluan kantor yang mendesak dan berjanji akan mengembalikannya dalam waktu singkat. 


Tak aya pelaku pun sengaja memanfaatkan foto, nama, dan jabatan korban demi membangun kepercayaan melalui aplikasi WhatsApp.


Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Cikasda, Dr. Andi Ruly Djanggola, langsung memberikan klarifikasi tegas melalui media massa dan meminta masyarakat, khususnya warga Sulteng untuk tidak terkecoh.


"Masyarakat diimbau agar tidak langsung percaya terhadap permintaan uang melalui chat atau telepon, meskipun menggunakan foto, nama, maupun jabatan pejabat tertentu," ungkap Andi Ruly saat dikonfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp, Jumat (22/5/2026).


KEPALA DINAS CIKASDA, Dr. Andi Ruly Djanggola, langsung memberikan klarifikasi tegas/F-IST Cikasda Sulteng.


Ia menegaskan bahwa dirinya maupun institusi Dinas Cikasda tidak pernah melakukan pinjaman uang kepada pihak mana pun.


Selain itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap pihak-pihak yang menjanjikan proyek atau meminta imbalan dengan alasan apa pun yang mengatasnamakan dirinya.


Masyarakat diminta untuk selalu melakukan verifikasi langsung melalui jalur komunikasi resmi instansi guna menghindari kerugian akibat arsitektur penipuan serupa.**


Source : Kadis PU Cikasda Sulteng 

Lebih baru Lebih lama