Sambar.id, Bulukumba — Suasana Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Desa Manjalling, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, berlangsung penuh kekhidmatan, kebersamaan, dan nuansa religius.
Ribuan masyarakat memadati Lapangan Masjid Jami Babul Jannah untuk melaksanakan Salat Idul Adha bersama keluarga dan warga sekitar.
Momentum hari besar keagamaan tersebut tidak hanya menjadi ajang ibadah tahunan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi serta memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat.
Dalam khutbah Idul Adha, Ustadz Muhammad Aris menegaskan bahwa semangat Idul Adha harus menjadi inspirasi dalam membangun keluarga yang harmonis, religius, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Menurutnya, keteladanan keluarga Nabi Ibrahim AS merupakan gambaran nyata tentang kekuatan iman, ketaatan kepada Allah SWT, kesabaran menghadapi ujian, serta pentingnya menjaga persatuan dan kasih sayang dalam kehidupan bermasyarakat.
“Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang bagaimana kita menumbuhkan keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada masyarakat,” ujarnya di hadapan jamaah.
Pelaksanaan Idul Adha di Desa Manjalling turut mendapat apresiasi masyarakat karena berjalan aman, tertib, dan penuh nuansa religius.
Kegiatan tersebut diorganisir oleh Ketua Pengurus Masjid Jami Babul Jannah, Agussalim, yang berkolaborasi bersama Pemerintah Desa Manjalling di bawah kepemimpinan Mukrimin beserta jajaran pemerintah desa.
Antusiasme warga terlihat tinggi sejak pelaksanaan salat Id hingga kegiatan penyembelihan dan pembagian hewan kurban yang dilakukan secara bersama-sama.
Semangat kebersamaan yang terbangun dalam momentum Idul Adha ini diharapkan menjadi kekuatan sosial dalam menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat Desa Manjalling.
lp.AsM77








.jpg)



