Sambar.id//Sragen - Terik matahari yang menyengat di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, tak menyurutkan semangat personel Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen. Guna menyiasati cuaca ekstrem, para prajurit bersama warga memasang layar peneduh sederhana di lokasi pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Pantauan di lokasi pada Senin (4/5/2026), sebuah bentangan terpal yang disangga bambu nampak menaungi area kerja. Meski sederhana, keberadaan layar ini menjadi "penyelamat" bagi para personel agar tetap bisa mengaduk semen dan menyusun bata tanpa terpapar langsung sinar matahari yang membakar kulit.
"Kalau siang panas sekali, jadi kami buat peneduh sederhana supaya tetap bisa bekerja dengan nyaman. Istirahat sebentar di bawah layar lalu lanjut lagi," ujar salah satu anggota Satgas TMMD, Praka Aris, di lokasi pembangunan, Senin (4/5).
Aris menjelaskan, inisiatif ini muncul secara kolektif agar progres pembangunan tidak melambat. Selain melindungi para pekerja, layar tersebut juga berfungsi menjaga suhu material bangunan serta melindungi peralatan kerja agar tidak cepat panas.
Baca juga: TNI-Polri di Sragen Kompak Sengkuyung Program TMMD di Desa Puro
Dikonfirmasi terpisah, Dansatgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, Letkol Inf Dindin Rohidin, S.IP, mengapresiasi kreativitas anggotanya di lapangan. Menurutnya, keselamatan dan stamina personel adalah prioritas utama di tengah target pembangunan yang padat.
"Kondisi cuaca panas harus diantisipasi. Anggota harus tetap menjaga stamina, cukup minum, dan memanfaatkan tempat berteduh agar tidak mengalami kelelahan berlebihan," tegas Letkol Dindin.
Ia menambahkan, meski cuaca cukup menantang, semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat lokal justru semakin erat. Pihaknya optimistis pengerjaan RTLH akan rampung tepat waktu sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh warga.
Pemandangan di Desa Puro ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan sarana dan hambatan cuaca bukan menjadi penghalang bagi Satgas TMMD untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat di pelosok Bumi Sukowati.






.jpg)



