Duduk Perkara Owner RM Tinombala Palu "Spill" Oknum Influencer Terkait Kesepakatan Endorse

CAPTION : Pemilik (owner) Rumah Makan Tinombala (Jalan Pue Bongo) Surya Wahyu. Melalui akun TikTok miliknya (@owner. wmtinombala)/F-IST Doc Pribadi.


SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Media sosial di Kota Palu dihebohkan oleh unggahan dari pemilik (owner) Rumah Makan Tinombala (Jalan Pue Bongo) Surya Wahyu. Melalui akun TikTok miliknya (@owner. wmtinombala), ia menyuarakan kekecewaannya terhadap salah satu oknum influencer lokal terkait kerja sama promosi atau endorsement.


Kronologi Kekecewaan Pemilik Usaha


Dalam videonya, sang pemilik usaha membeberkan bukti percakapan serta transfer pembayaran sebesar Rp400.000 untuk jasa promosi tiga konten. Kekecewaan berawal saat oknum influencer dengan akun @andrijamril diduga terlambat menepati janji pengunggahan konten dengan berbagai alasan.


Situasi semakin memanas setelah akun Instagram utama milik oknum influencer tersebut kabarnya mengalami penangguhan (banned). Oknum tersebut menawarkan untuk mengunggah konten di akun barunya yang saat itu memiliki sekitar 188 pengikut, tetapi ditolak oleh pihak owner karena tidak sesuai kesepakatan awal.


Owner RM Tinombala menyayangkan tindakan ini, terutama dampaknya bagi para pelaku usaha kecil yang menggantungkan harapan pada jasa promosi.


"Kasihan beberapa orang baru mulai usaha malah dia buat begitu. Orang endorse dia berharap usaha yang baru dimulai bisa ramai, tapi dia lari-larikan pas sudah dibayar," ungkapnya Owner Surya Wahyu penuh kekecewaan, saat dikonfirmasi awak media melalui akun tiktoknya, Senin malam (25/8/2026).


Ia juga menambahkan bahwa ada korban lain dari sektor industri berbeda yang turut melapor kepadanya. "Kalau tidak salah, pihak Dealer Chery juga sempat kirim DM ke saya karena diperlakukan hal yang sama oleh dia," cetus Owner MamiCoffe itu.


Perlunya Klarifikasi dan Ruang Imbang


Hingga berita ini diterbitkan, unggahan tersebut terus mendapat ragam respons dari warganet. Sebagian netizen mendukung keterbukaan informasi ini sebagai pelajaran profesionalitas industri kreatif, sementara yang lain berharap ada ruang klarifikasi.


Perlu dicatat bahwa keluhan yang disampaikan oleh owner RM Tinombala merupakan klaim satu pihak berdasarkan bukti percakapan dan transfer yang diunggah. 


Pihak oknum influencer yang bersangkutan (@andrijamril) hingga saat ini belum memberikan tanggapan resmi secara terbuka mengenai tuduhan tersebut maupun kendala teknis (seperti masalah akun banned atau perbaikan perangkat) yang sempat disebutkan dalam pesan singkat.


Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi para pelaku UMKM dan kreator konten di Palu untuk selalu mengedepankan komunikasi transparan serta kesepakatan kerja yang jelas demi menjaga integritas bersama.*/Red.

Lebih baru Lebih lama