Dugaan Ancaman "Lihat Siapa yang Akan Hancur" di TikTok, Suami Terlapor Penganiayaan Diminta Diperiksa


SAMBAR.ID// PASURUAN - Persoalan yang bermula dari dugaan penganiayaan kini meluas ke ranah komunikasi digital. Di tengah proses hukum yang belum selesai, muncul dugaan pesan bernada ancaman dikirim melalui TikTok dengan kalimat: "Lihat siapa yang akan hancur."

 
Pesan tersebut diterima oleh pihak yang berkepentingan dalam perkara dan kini menjadi bagian rangkaian peristiwa yang dinilai perlu didalami lebih lanjut. Belum lagi muncul narasi soal "perang berita" yang semakin memperkeruh suasana. Hal ini memunculkan pertanyaan: apakah komunikasi tersebut sekadar pernyataan di media sosial, atau merupakan bentuk tekanan yang berkaitan langsung dengan perkara yang sedang berjalan?

 
Karena itu, pihak terkait meminta agar suami dari terlapor penganiayaan pada tanggal 14 Maret 2025 di dalam parkiran polres Pasuruan kota turut diperiksa apabila terbukti memiliki keterkaitan dengan rangkaian peristiwa tersebut.

 
Pemeriksaan ini bukan untuk langsung menyalahkan seseorang, melainkan guna memastikan setiap keterangan dapat diuji kebenarannya berdasarkan bukti yang ada. Pesan digital, tangkapan layar, unggahan, maupun komunikasi lain yang berkaitan dengan perkara semuanya dapat menjadi bukti yang perlu ditelusuri.

 
Kalimat ancaman itu kini menjadi pertanyaan utama: sekadar ungkapan semata, atau memang bentuk intimidasi? Jawabannya hanya bisa diperoleh melalui pemeriksaan dan pembuktian - bukan lewat perang narasi.

 
Satu hal yang pasti: kebenaran tidak ditentukan oleh siapa yang paling lantang berbicara atau paling banyak membuat berita. Biarkan bukti yang berbicara. Biarkan penyidik yang memeriksa. Dan biarkan hukum yang menentukan.
Lebih baru Lebih lama