Menjemput Kemajuan Rokan Hilir: Integrasi Rumah Sakit, Akses Jalan, dan Revitalisasi Pasar Rakyat

Sambar.id, Rokan Hilir - Pada Hari Rabu Tanggal 12 Agustus 2026 Biro Redaksi Rohil Kembali Berikan Informasi Publik: BAGAN SIAPI-API – Momentum penting bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) tercipta di Bumi Lancang Kuning pada Kamis (7/8). Pemerintah daerah secara langsung menyambut kedatangan sekaligus menggelar agenda audiensi strategis bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas RI, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S..


Melalui ikhtiar sistematis berbasis "jemput bola", jajaran pemda menyampaikan sejumlah usulan prioritas untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat Rohil. Salah satu poin utama yang disoroti adalah usulan Pembangunan dan Pengembangan Rumah Sakit demi mendongkrak mutu pelayanan kesehatan di Negeri Seribu Kubah.


Respons positif didapatkan dari pusat. Menteri PPN/Kepala Bappenas menyambut hangat dokumen usulan tersebut dan menyatakan kesiapan Bappenas RI untuk mengawal serta membantu mewujudkan program ini demi mewujudkan masa depan Rokan Hilir yang jauh lebih maju dan kompetitif.


Cetak Biru Integrasi: Kesehatan, Infrastruktur, dan Ekonomi Rakyat


Aspirasi dari masyarakat dan pengamat kebijakan daerah menilai bahwa usulan makro kesehatan ini akan jauh lebih bertenaga jika disinergikan langsung dengan dua pilar mendasar lainnya: pembangunan jalan penunjang dan revitalisasi pasar tradisional.


Ada tiga urgensi utama mengapa ketiga sektor ini harus diajukan dalam satu paket kebijakan pembangunan daerah ke Bappenas RI:


Konektivitas Ambulans dan Keselamatan Pasien (Akses Jalan)


Gedung rumah sakit dengan fasilitas medis mutakhir tidak akan berdampak maksimal jika masyarakat kesulitan menjangkaunya akibat kendala geografis atau kondisi jalan rusak.


Pembangunan urat nadi jalan yang merata hingga ke pelosok kecamatan merupakan syarat mutlak agar mobilisasi ambulans dan rujukan pasien darurat (golden period) dapat berjalan cepat tanpa hambatan medan.


Penataan PKL dan Hak Tempat Berusaha yang Layak (Revitalisasi Pasar)


Pengembangan fasilitas kesehatan seyogianya berjalan selaras dengan pembenahan sektor hilir perekonomian.


Usulan pembangunan pasar rakyat yang modern dan higienis sangat dibutuhkan sebagai wadah penataan para Pedagang Kaki Lima (PKL). Dengan merelokasi PKL ke fasilitas pasar yang representatif, para pelaku usaha kecil mendapatkan kepastian tempat berusaha yang layak, legal, aman dan ramai pembeli.


Sinergitas Penataan Kota dan Estetika Daerah


Ketika PKL terfasilitasi di dalam pasar yang terstruktur, ketertiban fasilitas umum dan estetika tata kota di Rokan Hilir akan meningkat secara otomatis. Hal ini menciptakan lingkungan daerah yang bersih dan sehat, yang secara tidak langsung mendukung fungsi preventif dari klaster rumah sakit yang sedang dibangun.


Mengawal Ikhtiar Kolektif


Keberhasilan pemda mengetuk pintu kebijakan anggaran di level kementerian pusat merupakan langkah awal yang patut diapresiasi secara kolektif. Namun, masyarakat menaruh harapan besar agar roadmap yang diusulkan bersifat holistik dan menyentuh akar rumput paling mendasar.


Dukungan, doa, dan pengawalan berkala dari seluruh elemen masyarakat Rokan Hilir sangat dibutuhkan. Sinergi terpadu antara penyediaan layanan medis yang mumpuni, jalanan yang mulus, serta pasar rakyat yang makmur akan menjadi kunci utama dalam mewujudkan keadilan sosial dan kemajuan ekonomi yang berkelanjutan di Bumi Lancang Kuning.


Laporan:Tim Jurnalis ((Legiman))

Sumber:Masyarakat

Lebih baru Lebih lama