SAMBAR.ID// SIDOARJO – Tahun Ajaran 2026/2027 menjadi tantangan tersendiri bagi MA Bilingual Muslimat NU Sidoarjo. Madrasah yang dikenal disiplin dan memiliki program unggulan ini tahun ini hanya menerima 26 siswa-siswi baru.
Angka tersebut jauh menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya yang selalu menerima lebih dari 60 peserta didik baru setiap tahunnya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MA Bilingual Muslimat NU Sidoarjo yang kami temui di ruang kerjanya, Kamis (30/7/2026) menjelaskan salah satu penyebab utama penurunan jumlah pendaftar.
"Tahun ini beberapa SMA Negeri dan SMK Negeri mendapatkan tambahan 1 rombel. Hal tersebut jadi penyebabnya. Banyak calon siswa yang tadinya melirik madrasah, akhirnya memilih ke sekolah negeri karena daya tampungnya bertambah," ujarnya.
Meski demikian, pihak madrasah tidak berkecil hati. Justru dengan jumlah siswa yang lebih sedikit, MA Bilingual Muslimat NU berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pembinaan agar lebih maksimal dan personal.
MA Bilingual Muslimat NU Sidoarjo selama ini dikenal sebagai salah satu sekolah madrasah paling disiplin di Sidoarjo. Kedisiplinan diterapkan mulai dari kehadiran, seragam, hingga kegiatan ibadah dan ekstrakurikuler.
Keunggulan lain yang menjadi ciri khas madrasah ini adalah penerapan mata pelajaran unggulan. Selain kurikulum nasional, siswa dibekali dengan program *Tahfidz Al-Qur'an* dan *Bahasa Inggris intensif*.
"Target kami, lulusan tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga punya hafalan Al-Qur'an dan mampu berbahasa Inggris aktif. Ini yang membedakan kami dengan sekolah lain," jelasnya.
Dengan konsep bilingual dan religius, madrasah ini ingin mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan jati diri keislaman dan ke-NU-an.
Di tengah persaingan yang semakin ketat, Waka Kesiswaan menyampaikan beberapa harapan besar untuk masa depan madrasah.
"Harapan kami, bagaimana caranya sekolah ini bisa terus berkembang, disenangi masyarakat, dan dijadikan sekolah favorit di Sidoarjo. Kami ingin membuktikan bahwa madrasah juga bisa berprestasi dan menjadi pilihan utama orang tua," ucapnya optimis.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi ke SMP/MTs, memperkuat kerja sama dengan orang tua, dan meningkatkan prestasi siswa di bidang akademik maupun non-akademik sebagai bukti nyata kualitas.
Pihak madrasah juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi calon siswa yang ingin bergabung di gelombang berikutnya. Dengan jumlah siswa yang terbatas, proses belajar mengajar diyakini akan lebih efektif dan perhatian guru ke siswa bisa lebih fokus.
Meski jumlah peserta didik turun, semangat MA Bilingual Muslimat NU Sidoarjo untuk menjadi madrasah unggulan tetap menyala. Dengan disiplin, program tahfidz, dan bahasa Inggris sebagai bekal, madrasah ini optimis bisa kembali menarik minat masyarakat dan bangkit menjadi sekolah favorit.
_MA Bilingual Muslimat NU Sidoarjo_
_Mencetak Generasi Qur'ani, Cerdas, dan Berdaya Saing Global_
Red. Her/Lim86)










