Banyumas,Sambar.id
BANYUMAS, PERHUTANI – Sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab sosial terhadap kesejahteraan tenaga kerja lapangan, Perum Perhutani KPH Banyumas Barat menyerahkan bantuan Asuransi Kecelakaan Kerja kepada pihak keluarga penyadap getah pinus.
Penyerahan bantuan ini dilakukan di Tempat Penampungan Getah (TPG) Cihonje, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lumbir.
Penyerahan santunan dilakukan secara langsung oleh Direktur Operasi Perum Perhutani dengan didampingi oleh Kepala Divisi Regional (Kadivre) Jawa Tengah.
Turut mengawal langsung di lapangan Administratur KKPH Banyumas Barat beserta Wakil Administratur (Waka Adm) KSKPH.
Komitmen Perlindungan Pekerja
Penyerahan santunan ini merupakan bukti nyata bahwa Perhutani senantiasa memenuhi dan menjamin hak-hak pekerja sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang berlaku.
Langkah ini ditegaskan sebagai bentuk kepedulian tinggi perusahaan atas risiko pekerjaan yang dihadapi para mitra penyadap di lapangan.
Melalui pemenuhan kewajiban ini, manajemen berharap dapat memberikan rasa aman, ketenangan, serta motivasi ekstra bagi para penyadap agar terus bersemangat dan terpacu dalam meningkatkan hasil produksi sadapan getah.
Dorong Nawacita Perusahaan di Sektor Non-Kayu
Dalam kesempatan kunjungan kerja tersebut, Direktur Operasi dan Kadivre Jateng menyampaikan arahan strategis kepada seluruh jajaran yang hadir.
Pimpinan manajemen mengimbau agar seluruh Rimbawan ambil peran aktif dalam mengawal dan mensukseskan produksi getah sebagai produk andalan KPH Rimba.
Hal ini krusial guna mendukung pencapaian Nawacita perusahaan, yakni menjadikan pendapatan dari sektor Non-Kayu (Hasil Hutan Bukan Kayu/HHBK) sebagai target utama pendukung di luar pendapatan kayu.
"Penyerahan santunan ini adalah bentuk hadirnya perusahaan bagi seluruh pekerja lapangan.
Kami berharap hak yang ditunaikan ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh mitra penyadap untuk terus maju.
Seluruh Rimbawan harus tetap solid dan kompak dalam mengawal target produksi getah demi mewujudkan kemandirian dan keberlanjutan Perhutani."
Kunjungan kerja dan prosesi penyerahan bantuan berlangsung lancar, penuh kehangatan, serta ditutup dengan semangat kebersamaan seluruh jajaran lapangan.
Jurnalis Sugeng rahmat










