SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Cinta Reseky Maharani, siswi SMP Negeri 6 Palu, berhasil meraih juara 1 kategori Pra Remaja (Preteen) pada Grand Final Junior Top Model (Fashion Show) 2026 yang digelar Yayasan Dey Ante Yojo Pageant.
Tak hanya itu, Cinta juga berhasil meraih juara 2 pada kategori pilihan publik (voters) dalam ajang yang berlangsung di Kota Palu tersebut.
Pada penampilan grand final, Cinta mengenakan gaun malam berwarna hitam karya salah seorang desainer lokal Palu. Penampilan tersebut menjadi salah satu bagian dari rangkaian penilaian yang mengantarkannya menjadi juara pada kategori Preteen.
Junior Top Model 2026 berlangsung sejak 1 hingga 6 September 2026. Rangkaian kegiatan diawali di Palu Grand Mall (PGM), kemudian berlanjut ke Swiss-Belhotel, dan ditutup melalui grand final di Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Minggu malam (6/9/2026).
Dalam ajang tersebut terdapat empat kategori peserta, yakni kategori Teen atau remaja untuk siswa-siswi SMA, Preteen atau pra remaja untuk pelajar SMP, Kids untuk murid SD, serta Mini untuk anak-anak TK.
Salah seorang panitia yang meminta namanya tidak disebutkan mengatakan, dari masing-masing kategori ditetapkan lima finalis melalui proses seleksi. Para finalis tersebut kemudian kembali dinilai untuk menentukan juara 1, 2 dan 3 pada masing-masing kategori.
"Dari empat kategori ini masing-masing dipilih secara acak lima finalis. Kemudian diseleksi lagi untuk menentukan juara 1, 2 dan 3 umum dari masing-masing kategori," katanya.
Ketua Yayasan Dey Ante Yojo Pageant, Andar Zulkarnain, dalam sambutannya di hadapan 44 finalis, orang tua peserta dan para undangan, meminta seluruh pihak menerima hasil keputusan juri dengan lapang dada.
Menurut dia, keputusan juri bersifat independen dan tidak dapat diganggu gugat. Penilaian dilakukan berdasarkan kemampuan masing-masing finalis selama mengikuti rangkaian kegiatan.
"Kami minta kepada para orang tua dan pendukung finalis agar tidak kecewa atas capaian anak-anaknya, karena juri memberikan penilaian sesuai kemampuan para finalis. Bapak dan ibu dapat melihat sendiri mana yang terbaik dari yang baik," jelasnya.
Andar juga mengingatkan para orang tua peserta agar tidak melampiaskan kekecewaan terhadap hasil lomba melalui media sosial.
"Karena pengalaman selama ini, orang tua biasanya melampiaskan kekecewaannya di media sosial. Olehnya kami minta jangan lakukan itu. Dan terima kasih atas pengertian bapak dan ibu," ujarnya.
Ia menjelaskan, Junior Top Model tidak semata-mata bertujuan mencari pemenang. Ajang tersebut juga menjadi wadah untuk mengasah bakat, membangun kepercayaan diri serta menguji mental anak-anak agar berani tampil di hadapan publik.
Selain itu, peserta juga diharapkan memahami pentingnya sportivitas dalam sebuah kompetisi.
"Sebab ini lomba, bukan ajang memamerkan karya-karya desainer. Jadi harus sportif menerima kekalahan dan kelebihan orang lain yang meraih juara malam ini," harapnya.
Sementara itu, Ety H Kiding, ibu Cinta Reseky Maharani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepada putrinya selama mengikuti ajang tersebut.
Ia menyebut dukungan datang dari keluarga, sahabat, kerabat, mitra, hingga pihak sekolah yang memberikan kesempatan kepada Cinta untuk mengikuti kompetisi.
"Karena kemenangan ananda Cinta Reseky Maharani ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak, sahabat, handai tolan, sanak saudara, mitra strategis Attana Cinta Reseky Maharani, serta kepala sekolah SMP Negeri 6 Palu bersama guru-guru dan teman-teman ananda Cinta Reseky Maharani," ucap Ety.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pelatih Cinta, Aldo, yang turut berperan dalam mempersiapkan putrinya menghadapi kompetisi tersebut.
Dukungan dari Kepala SMP Negeri 6 Palu, Hartadi Gatot, bersama para guru juga dinilai turut membantu Cinta mengikuti rangkaian kegiatan Junior Top Model 2026.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi pengalaman bagi Cinta Reseky Maharani untuk mengembangkan bakat dan kepercayaan dirinya di bidang modeling, sekaligus membawa nama sekolahnya dalam ajang fashion show tingkat junior di Kota Palu.**












