Dinsos Palu Salurkan Bantuan Darurat untuk Warga Terdampak Kebakaran di Nunu dan Besusu Timur

PENYALURAN BANTUAN oleh Dinsos Kota Palu, yang terdiri dari Sekdis Dinsos, Kepala Bidang Perlindungan Sosial Masyarakat, Kepala Seksi Bencana Sosial, Kepala Seksi Bencana Alam, serta Tim Reaksi Cepat (TRC)/F-Hms Dinsos Kota Palu.


SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Sosial bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik tanggap darurat kepada warga yang terdampak musibah kebakaran di Kelurahan Nunu dan Besusu Timur, Rabu (2/9/2026).


Penyaluran bantuan dilakukan langsung di lokasi oleh jajaran Dinas Sosial Kota Palu, yang terdiri dari Sekretaris Dinas Sosial, Kepala Bidang Perlindungan Sosial Masyarakat, Kepala Seksi Bencana Sosial, Kepala Seksi Bencana Alam, serta Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial Kota Palu.


Jajaran pemerintah kelurahan setempat turut mendampingi proses penyaluran bantuan kepada warga terdampak.


Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan dasar sehari-hari dan sejumlah perlengkapan untuk menunjang kebutuhan warga pascakebakaran.


Adapun bantuan tersebut meliputi:


*Pangan dan logistik, berupa beras, mi instan, serta sejumlah bahan kebutuhan pokok lainnya.


*Sandang dan perlengkapan tidur, seperti pakaian, matras, dan perlengkapan tidur.


*Peralatan memasak, antara lain kompor gas, tabung LPG, wajan, panci, serta peralatan dapur dasar lainnya.


Respons Cepat Pemerintah Kota Palu




Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Palu dalam menangani kondisi darurat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana kebakaran.


Dinas Sosial Kota Palu turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh warga yang membutuhkan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan primer setelah musibah terjadi.


Selain memberikan bantuan, Dinas Sosial Kota Palu juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan permukiman. Kewaspadaan dan langkah pencegahan dinilai penting untuk meminimalkan risiko terjadinya kebakaran kembali.**


Sumber: #Dinsos_Palu

Lebih baru Lebih lama