MAKASSAR, SAMBAR.ID — Di tengah tuntutan masyarakat terhadap penegakan hukum yang tegas sekaligus humanis, Polisi Wanita (Polwan) dinilai memiliki posisi semakin strategis dalam menjaga keamanan, melindungi masyarakat dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-78, Ketua LKPH Regional Sulawesi LA HAM Indonesia, Ahmad Hamid, SH, memberikan apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme seluruh Polwan Indonesia yang terus menjalankan tugas di berbagai lini kepolisian.
Ahmad Hamid menegaskan, Polwan bukan sekadar bagian pelengkap dalam tubuh Polri. Kehadiran mereka telah menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan pelayanan dan penegakan hukum yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Polwan memiliki peran penting dalam penegakan hukum di Indonesia. Dengan profesionalisme, integritas dan pendekatan yang humanis, Polwan mampu memberikan rasa aman sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian,” ujar Ahmad Hamid.
Menurutnya, kompleksitas persoalan hukum dan sosial saat ini menuntut aparat penegak hukum tidak hanya memiliki ketegasan, tetapi juga kemampuan memahami kondisi masyarakat.
Peran tersebut semakin terlihat dalam penanganan perkara yang berkaitan dengan perempuan dan anak, kekerasan dalam rumah tangga, perlindungan korban serta berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.
Integritas Jadi Fondasi
Ahmad Hamid mengingatkan, besarnya kewenangan aparat penegak hukum harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab, integritas dan kepatuhan terhadap kode etik.
Ia menekankan bahwa hukum harus ditegakkan dengan menjunjung prinsip keadilan, kepastian hukum dan kemanfaatan.
“Penegakan hukum harus berjalan dengan prinsip keadilan, kepastian hukum dan kemanfaatan. Polwan sebagai bagian dari institusi Polri memiliki kesempatan besar untuk terus memperkuat pendekatan hukum yang berorientasi pada perlindungan masyarakat,” katanya.
Ia berharap momentum Hari Jadi Polwan ke-78 tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Momentum tersebut harus menjadi ruang refleksi untuk memperkuat kapasitas, kompetensi dan kualitas pengabdian Polwan di tengah perubahan zaman.
Perkembangan teknologi, dinamika sosial dan semakin tingginya tuntutan publik terhadap transparansi serta akuntabilitas menuntut Polwan untuk terus beradaptasi.
Namun, kata Ahmad Hamid, kemampuan beradaptasi harus tetap berpijak pada profesionalisme, integritas dan kode etik kepolisian.
“Maju Terus Polwan Indonesia”
Ahmad Hamid menilai kiprah Polwan di berbagai bidang tugas kepolisian membuktikan bahwa perempuan memiliki kontribusi besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus memperkuat sistem penegakan hukum nasional.
Atas nama LKPH Regional Sulawesi LA HAM Indonesia, ia menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan kepada seluruh Polisi Wanita di Indonesia.
“Dirgahayu Polwan ke-78. Teruslah mengabdi dengan hati, bekerja dengan integritas dan menegakkan hukum dengan penuh keadilan. Jadilah Polwan yang profesional, humanis dan dekat dengan masyarakat. Maju terus Polwan Indonesia!” tegasnya.
Ia berharap semangat pengabdian Polwan dapat terus menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk mengambil peran dalam pembangunan bangsa dan negara.
Dirgahayu Polisi Wanita ke-78.
Profesional dalam tugas, humanis dalam pelayanan, tegas dalam penegakan hukum, dan setia mengabdi untuk Indonesia.
Ahmad Hamid, SH
Ketua LKPH Regional Sulawesi
LA HAM Indonesia









