Dua Kali Kebakaran Lahan di Bonto Rita, Respons Cepat Damkar Selamatkan Rumah Warga dan Pustu

BANTAENG SAMBAR ID — Kebakaran lahan yang terjadi dua kali dalam sehari di sekitar permukiman warga Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, berhasil ditangani dengan cepat. Respons sigap Tim Pemadam Kebakaran mencegah api merambat ke rumah warga dan Pustu Bonto Rita.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, titik kebakaran berada tidak jauh dari permukiman dan fasilitas pelayanan kesehatan. Api sempat berkembang cukup cepat sehingga menimbulkan kekhawatiran warga, terlebih kejadian berlangsung berulang pada lokasi yang berdekatan.

Petugas pemadam kebakaran segera bergerak setelah menerima informasi kejadian. Dengan penanganan di lokasi, api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sebelum mencapai bangunan warga maupun Pustu Bonto Rita.

Tidak Ada Korban Jiwa

Hingga informasi ini disampaikan, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun bangunan yang terbakar. Rumah warga dan Pustu Bonto Rita juga berhasil diselamatkan dari ancaman api.

Kejadian tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca kering.

Warga diimbau tidak melakukan pembakaran sampah atau aktivitas lain yang berpotensi memicu api, terutama di sekitar permukiman dan fasilitas umum.

Sementara itu, penyebab kebakaran yang terjadi dua kali di lokasi yang sama perlu ditelusuri lebih lanjut oleh pihak terkait untuk memastikan kondisi tersebut tidak kembali terjadi.

Apresiasi untuk Respons Cepat

Kesigapan Tim Pemadam Kebakaran mendapat perhatian positif karena mampu mengendalikan api sebelum meluas. Kecepatan penanganan menjadi faktor penting dalam melindungi rumah warga sekaligus fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Warga berharap kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh pihak terus diperkuat agar potensi kebakaran serupa dapat dicegah sejak dini.

Alhamdulillah, berkat respons cepat petugas, ancaman api terhadap rumah warga dan Pustu Bonto Rita berhasil diantisipasi.

Editor Daeng pagiling
Lebih baru Lebih lama