Presiden Prabowo Beri 300 Becak Listrik untuk Pengayuh Lansia di Majalengka

Sambar.id, JABAR |

Majalengka - Sebanyak 300 unit becak listrik akan diberikan kepada para pengayuh becak di Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut merupakan bantuan pribadi Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk kepedulian terhadap para pengayuh becak yang masih aktif bekerja dan membutuhkan dukungan.Becak listrik tersebut disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) dan diproduksi oleh PT Pindad. 


Bupati Majalengka, Eman Suherman mengatakan, Majalengka sebelumnya mendapatkan kuota 200 unit becak listrik. Namun setelah dilakukan pengajuan penambahan, jumlah tersebut bertambah menjadi 300 unit.


“Becak listrik di Majalengka, alhamdulillah kita mendapatkan 300 unit dari bantuan Presiden Prabowo. Ini bantuan pribadi Bapak Presiden,” kata Eman seusai melakukan uji coba becak listrik, Senin (31/8/2026) sore.


Menurut Eman, bantuan tersebut diprioritaskan bagi pengayuh becak yang berusia sekitar 55–60 tahun ke atas, masih aktif menjalankan pekerjaannya, serta masuk dalam kategori desil 1 hingga 5.


Kriteria tersebut diterapkan agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.


Penerima bantuan juga harus merupakan pengayuh becak yang selama ini memang bekerja sebagai pengayuh becak.


“Kan syaratnya mereka yang sudah biasa ngayuh becak. Jadi penerimanya bukan di luar pengayuh becak,” katanya.


Sebelum becak listrik diserahkan kepada para penerima, pemerintah akan terlebih dahulu memberikan pelatihan mengenai cara penggunaan dan pengoperasiannya.


Pelatihan tersebut dinilai penting agar para pengayuh, khususnya yang sudah lanjut usia, memahami cara mengoperasikan becak listrik dengan baik dan aman.


“Nanti sebelum diserahkan akan ada pelatihan dulu, bagaimana cara kerjanya, bagaimana mengoperasikannya. Jadi para penerima tidak langsung menerima begitu saja, tetapi akan diberikan pemahaman terlebih dahulu,” jelas Bupati.


Bupati berharap kehadiran becak listrik dapat membantu meringankan beban fisik para pengayuh lansia. Dengan adanya bantuan tenaga listrik, mereka tidak lagi sepenuhnya mengandalkan kekuatan fisik ketika membawa penumpang.


“Tujuannya untuk membantu pengayuh becak yang selama ini pakai tradisional diubah menjadi modern. Kemudian dalam mengayuh becak kan tidak terlalu berat karena dibantu dengan listrik,” ujarnya.


Rencana bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari para pengayuh becak, termasuk pengayuh yang beraktivitas di wilayah Kadipaten.


Salah seorang pengayuh becak di Kadipaten, Taryana mengaku bantuan becak listrik akan sangat membantu, terutama bagi pengayuh yang sudah berusia lanjut.


“Kalau menggunakan becak listrik tentu lebih ringan. Kalau membawa penumpang jauh atau jalan menanjak, tenaga kita tidak terlalu terkuras,” ujarnya.


Ia berharap bantuan tersebut benar-benar diberikan kepada pengayuh yang selama ini masih aktif mencari nafkah dari becak.


“Alhamdulillah kalau dapat. Mudah-mudahan bisa membantu kami yang sudah tua tetapi masih harus bekerja untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.


Gerindra Siap Kawal.


Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Majalengka Ano Suksena mengatakan, bantuan 300 unit becak listrik tersebut merupakan bentuk kepedulian Presiden Prabowo kepada masyarakat, khususnya para pengayuh becak lanjut usia.


“Atas nama DPC Partai Gerindra Kabupaten Majalengka, kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Bantuan 300 unit becak listrik ini adalah wujud nyata kepedulian beliau kepada para pengayuh becak lansia di Majalengka,” ujar Ano.


Menurutnya, becak listrik produksi PT Pindad tersebut dapat membuat pekerjaan para pengayuh menjadi lebih ringan sekaligus mengurangi biaya operasional.


Ano menambahkan, Partai Gerindra Majalengka siap mengawal dan mendampingi para penerima agar bantuan tersebut dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.


(Bens)

Lebih baru Lebih lama