TAKALAR SAMBAR ID— Keselamatan berlalu lintas dan keamanan lingkungan sekolah menjadi perhatian Bhabinkamtibmas Desa Paddinging, Aipda Syamsuddin B, S.E. Saat menyambangi siswa-siswi SMKN 3 Takalar di Dusun Paddinging, Desa Paddinging, Kecamatan Sanrobone, Senin (21/9/2026) pagi, ia tidak hanya membawa pesan tertib berkendara, tetapi juga mengingatkan pelajar agar menjauhi narkoba, minuman keras hingga bullying.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.30 Wita tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun kesadaran dan kedisiplinan pelajar sejak dini.
Dalam kesempatan itu, Aipda Syamsuddin mengingatkan siswa agar mengutamakan keselamatan saat berkendara, baik ketika berangkat maupun pulang sekolah.
Para pelajar diminta selalu menggunakan helm, tidak berboncengan lebih dari dua orang, serta tidak menggunakan knalpot brong yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.
Pesan kamtibmas juga menjadi bagian penting dalam pertemuan tersebut. Pelajar diajak menjauhi narkoba dan minuman keras, tidak melakukan perundungan atau bullying, serta menghindari berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat berdampak buruk terhadap diri sendiri, keluarga, sekolah dan lingkungan.
Kapolsek Mappakasunggu IPTU Aizullah mengatakan, pendekatan kepada kalangan pelajar merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran hukum dan karakter generasi muda.
“Kami ingin para pelajar memahami bahwa tertib berlalu lintas dan menjaga kamtibmas bukan semata-mata karena takut terhadap aturan, tetapi karena kesadaran untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain,” kata IPTU Aizullah.
Menurutnya, kebiasaan disiplin yang dibangun sejak bangku sekolah akan menjadi bekal bagi para pelajar ketika berinteraksi dan hidup di tengah masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa pencegahan narkoba, minuman keras, bullying dan kenakalan remaja membutuhkan keterlibatan bersama.
Sekolah, orang tua, kepolisian dan masyarakat dinilai memiliki peran masing-masing dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi tumbuh kembang anak.
“Pelajar adalah aset masa depan. Karena itu, mari kita ciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi mereka. Jika menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan atau perkembangan anak, jangan ragu berkomunikasi dengan Bhabinkamtibmas maupun pihak kepolisian agar dapat ditangani sejak dini,” ujarnya.
ASW-19 | SAMBAR.ID










