Tanamkan Budaya Tertib Sejak Dini, Sat Lantas Toraja Utara Edukasi Pelajar Lewat Police Goes to School

Tanamkan Budaya Tertib Sejak Dini, Sat Lantas Toraja Utara Edukasi Pelajar Lewat Police Goes to School

TORAJA UTARA SAMBAR ID Keselamatan berlalu lintas tidak cukup hanya ditegakkan melalui penindakan. Kesadaran untuk tertib di jalan perlu dibangun sejak usia sekolah. Pesan itu ditegaskan Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Toraja Utara melalui program Police Goes to School di SMA Kristen Rantepao, Kelurahan Karassik, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Senin (14/9/2026) pagi.

Program tersebut dikemas dalam kegiatan upacara bendera mingguan. Ratusan siswa bersama jajaran guru dan staf sekolah mengikuti kegiatan yang menghadirkan personel Sat Lantas Polres Toraja Utara sebagai pembina upacara.

Ps. Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Toraja Utara, Aiptu Sunardi, bertindak sebagai pembina upacara. Di hadapan para pelajar, ia menyampaikan edukasi mengenai pentingnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas).

Kasat Lantas Polres Toraja Utara, IPTU Muhammad Nasrum Sujana, SH, mengatakan Police Goes to School merupakan langkah preventif kepolisian untuk membangun kesadaran berlalu lintas di kalangan generasi muda.

Menurutnya, usia remaja merupakan fase ketika mobilitas berkendara mulai meningkat. Namun, kondisi tersebut harus diimbangi dengan pemahaman yang kuat mengenai aturan dan keselamatan di jalan.

Melalui program Police Goes to School ini, kami ingin memastikan para siswa memahami pentingnya aturan lalu lintas demi keselamatan mereka sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar Muhammad Nasrum Sujana.

Ia menekankan bahwa keselamatan pelajar tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Sekolah dan orang tua dinilai memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan tertib berlalu lintas.

Para siswa juga diingatkan agar selalu menggunakan helm standar, tidak memacu kendaraan melebihi batas kecepatan, serta memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan ketika berkendara.

“Fokus utama kami adalah membangun kesadaran para pelajar saat pergi dan pulang sekolah,” lanjutnya.

Menurut pihak kepolisian, edukasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih jauh, program ini diarahkan untuk membangun budaya keselamatan sehingga dapat menekan pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar di wilayah Kabupaten Toraja Utara.

“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama. Kami berharap para siswa SMA Kristen Rantepao bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun teman-teman di lingkungan sekitar,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme dari para siswa serta pihak sekolah. Agenda kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen jajaran guru untuk terus mengingatkan peserta didik agar mengutamakan keselamatan dan tertib dalam berlalu lintas

Humas Polres Toraja utara polda Sulsel(Arnold)

editor Dg pagiling

Lebih baru Lebih lama