UNISA dan Kantor SAR Palu Jalin PKS Perkuat Kerjasama di Bidang Pencarian dan Pertolongan


CAPTION  : PKS ditandatangani Rektor Universitas Alkhairaat Dr. Muhammad Yasin dan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Palu Muh. Rizal/F-Hms Unisa Palu.


SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu dan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Palu memperkuat kerja sama dalam bidang pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan pencarian dan pertolongan.


Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Kampus Universitas Alkhairaat, Jalan Diponegoro Nomor 39, Palu, Rabu (23/9/2026).


PKS ditandatangani Rektor Universitas Alkhairaat Dr. Muhammad Yasin dan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Palu Muh. Rizal.


Penandatanganan turut disaksikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Alumni drg. Lutfiah, Kepala Biro Humas, Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Alumni Ridwan Laki, serta dr. Ali Palandro dari Fakultas Kedokteran UNISA Palu.


Rektor UNISA Palu Muhammad Yasin mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi memperluas kontribusi kepada masyarakat melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian.


Menurut Yasin, mahasiswa tidak cukup hanya memperoleh pembelajaran akademik di ruang kuliah, tetapi juga perlu mendapatkan pengalaman praktis dalam menghadapi berbagai persoalan di masyarakat, termasuk situasi darurat dan kebencanaan.


“Kampus harus hadir menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi harus diterjemahkan dalam kegiatan nyata, baik dalam pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat,” kata Yasin.


Ia mengatakan, bidang pencarian dan pertolongan memiliki nilai strategis karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan kemanusiaan. Melalui kerja sama tersebut, dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan UNISA Palu diharapkan memperoleh pengetahuan serta pengalaman praktis melalui berbagai pelatihan dan kegiatan bersama.


“Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman lapangan. Mereka tidak hanya belajar dari buku dan ruang kuliah, tetapi juga harus memahami bagaimana menghadapi situasi darurat dan bagaimana memberikan kontribusi ketika masyarakat membutuhkan pertolongan,” ujarnya.


Yasin juga menyampaikan rencana penjajakan kerja sama dengan Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, termasuk terkait kemungkinan pembukaan Program Studi Manajemen Kebencanaan di Fakultas Kedokteran UNISA Palu.


Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Palu Muh. Rizal mengatakan, kerja sama dengan UNISA Palu menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara lembaga pencarian dan pertolongan dengan perguruan tinggi.


Menurut Rizal, Kantor Pencarian dan Pertolongan memiliki pengalaman dan kompetensi teknis dalam operasi pencarian dan pertolongan, sementara perguruan tinggi memiliki sumber daya manusia serta lingkungan akademik yang dapat dikembangkan bersama.




“Kerja sama ini menjadi langkah penting untuk membangun sinergi. Kami memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang pencarian dan pertolongan, sementara universitas memiliki sumber daya manusia dan lingkungan akademik yang dapat dikembangkan bersama,” kata Rizal.


Ia berharap kolaborasi tersebut tidak hanya terbatas pada kegiatan pelatihan, tetapi juga mencakup penelitian, pengabdian kepada masyarakat, latihan bersama serta kegiatan lain yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.


Dalam PKS tersebut, kedua pihak menyepakati pelaksanaan pelatihan pencarian dan pertolongan bagi dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan. Kerja sama juga mencakup pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dukungan personel, serta pemanfaatan sarana dan prasarana dalam kegiatan latihan maupun operasi pencarian dan pertolongan sesuai ketentuan yang berlaku.


Selain itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Palu dapat menghadirkan praktisi pencarian dan pertolongan sebagai dosen praktisi di lingkungan UNISA Palu.


Kehadiran praktisi tersebut diharapkan dapat memperkuat proses pembelajaran melalui pengalaman langsung mengenai kondisi dan tantangan dalam kegiatan pencarian dan pertolongan di lapangan.


Yasin mengatakan, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen UNISA Palu dalam memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.


“Kerja sama yang baik adalah kerja sama yang menghasilkan manfaat. Kita ingin ilmu pengetahuan yang ada di kampus bertemu dengan pengalaman praktis di lapangan. Dari situlah lahir penelitian, inovasi dan pengabdian yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tandasnya.**/Red


Lebih baru Lebih lama