GAYO LUES SAMBAR ID —selasa 29 septembar 2026, Di tengah kondisi pascabencana yang masih menyisakan duka, warga Desa Remukut, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, terus berupaya memenuhi kebutuhan tempat tinggal dengan membangun hunian sederhana secara swadaya.
Warga bergotong royong mendirikan rumah-rumah kecil yang difungsikan sebagai tempat berteduh sementara sambil menunggu pembangunan Hunian Tetap (Huntap) dari pemerintah.
Langkah tersebut dilakukan warga sebagai bentuk antisipasi menghadapi berakhirnya masa penggunaan Hunian Sementara (Huntara). Keterbatasan kondisi membuat masyarakat memilih bergerak bersama agar kebutuhan tempat tinggal tetap dapat terpenuhi.
Di tengah upaya warga tersebut, Tim BLUTAK ARREM turut mengambil bagian. Tim bergerak dari rumah ke rumah (door to door) untuk membantu warga yang membutuhkan, baik melalui tenaga maupun dukungan sesuai kemampuan.
Kehadiran tim tersebut menjadi bagian dari semangat gotong royong masyarakat Desa Remukut dalam menghadapi situasi pascabencana.
“Apabila warga Desa Remukut membutuhkan bantuan, kami siap bergerak. Kami akan membantu sesuai kemampuan, baik dengan tenaga maupun hal lain yang dapat kami lakukan,” ujar Tim BLUTAK ARREM.
Bagi warga, pembangunan hunian sederhana bukan sekadar mendirikan tempat berteduh. Upaya itu menjadi ikhtiar untuk menjaga keberlangsungan kehidupan keluarga sembari menunggu kepastian hunian tetap yang lebih layak dan aman.
Di tengah keterbatasan, semangat gotong royong warga dan kepedulian kelompok masyarakat menjadi kekuatan penting dalam melewati masa pemulihan pascabencana.
(IDRIS)










