Desa Palangka Jemput Warganya Gunakan Mobil Pelayanan, Warga Samaturue Pulang Gunakan Pete Pete

Sambar.id, Sinjai, Sulsel - Warga Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai terpaksa harus naik angkutan rakyat kembali kerumahnya setelah dirawat di Puskesmas Samaenre beberapa hari.


Nur Mawaddah Tawarahmah dirawat di Puskesmas Samaenre setelah mengalami drop dan seluruh badan kaku pada hari sabtu sore tanggal 1 Maret 2023.

Baca Juga: Kompolnas RI Apresiasi Kapolsek Pusakanagara, Polres Subang

Setelah dirawat selama 3 hari, Dokter menyatakan bahwa dirinya sudah bisa pulang. Orang tuanya pun bahagia.


Namun ada satu hal yang membuat orang tuanya kecewa, lantaran Mawaddah di dampingi keluarga terpaksa menunggu mobil “pete – Pete” di depan Puskesmas saat hendak kembali kerumah.

Baca Juga: Kasus Kematian Ayu Andira, Polda Sulbar dan Polres Mamasa Lempar Tanggung Jawab

Said orang tua Mawaddah sangat menyayangkan karena tidak ada mobil pelayanan di desa nya.


Ia pun berharap semoga ke depannya pemerintah desa samaturue memprioritaskan pengadaan mobil pelayanan untuk memudahkan dalam hal pelayanan kebutuhan masyarakat desa


“Ini kan program Bupati satu desa satu ambulance/Mobil Pelayanan harusnya Samaturue juga sudah ada,” kata Said kepada media ini.

Baca Juga: Apa Kabar LP GMBI!, Polda Sulsel Gelar Jumat Curhat, Dengar Aduan Masyarakat? 

Sesuai pantauan media di garasi Puskesmas Samaenre terlihat mobil pelayanan desa menjemput warganya, Esse warga Dusun Sumpang Ale, Desa Palangka Kecamatan Sinjai Selatan.


Esse saat di tanya mengaku kagum dengan kepala Desa nya yang baru menjabat seumur jagung dan mampu membeli mobil pelayanan.

Baca Juga: Buntut Tambang Ilegal Buranga!, Oknum Aparat Jadi Pagar Betis?

Yang lebih menarik karena sopirnya adalah kepala Desa nya sendiri, Abdul Azis saat di temui mengatakan mobil ini baru sekitar 12 hari.


“Iyya ini baru 12 hari saya kasi keluar mobil ini dari dana Desa, kurang lebih 200 juta,”paparnya.


“Saya sangat prihatin melihat warga palangka yang sekian lama tidak ada mobil pelayanan, makanya kami dari pemerintah berupaya supaya bisa pengadaan mobil tahun ini. Dan kedepannya saya akan menganggarkan untuk sopir mobil tersebut, itupun jika tidak melanggar aturan,” imbuhnya. (Red/said)

Lebih baru Lebih lama