Ada kegiatan Loading Pasir Dimuara Jelitik Dengan Alat Berat DiDuga Ilegal



Sambar.id BANGAK-Sungailiat Bangka,11/01/2024

Muara Jelitik Sungailiat yang merupakan akses masuk perahu nelayan sampai dengan saat ini masih belum juga ada penyelesaian Normalisasi Alur Muara dari pemerintah daerah,terlebih pada saat ini kondisi muara jelitik yang merupakan akses nelayan menuju Pelabuhan PPN Sungailiat semakin hari semakin parah.


Namun dibalik permasalahan muara ada saja pihak yang melakukan kegiatan loading pasir di muara Jelitik yang katanya untuk  kepentingan masyarakat  dengan melakukan loading pasir yang menumpuk disekitar pesisir muara secara ilegal  dengan menggunakan alat berat berjenis  Eksavator Merk Hitachi  dan  menurut seorang  nara sumber yang tidak mau namanya dipublikasikan  menyampaikan jika kegiatan tersebut dilakukan guna perataan lokasi tumpukan pasir dari PT.Pulo Mas Sentausa yang dekat dengan lahan milik Polres Bangka.

Menurut sumber bahwa pasir tenyata diloading dengan menggunakan Dump truck  dijual dan dibawa keluar lokasi kawasan Jelitik diduga dibawa keluar wilayah Sungailiat.

Kadang jalan dan kadang stop menunggu situasi kondusif. Selasa,09/01/2024.


Ketika awak media melakukan konfirmasi kepada pengusaha Sungailiat Kcy diduga pemilik Alat berat via WhatsApp menyatakan bahwa kegiatan tersebut untuk  pembuatan akses jalan  masuk dari belakang Gudang Lada ke arah pantai dekat dengan lokasi lahan polres Bangka dengan jalan tanah puruh dan  dikompensasi biaya pembuatan akses jalan tersebut dengan loading pasir muara tersebut.

Namun aktivitas loading pasir  tersebut saat ini stop juga.

Namun hal ini infonya beliau diketahui dan ada  persetujuan  dari  HNSI Bangka dengan dalih membantu pengerukan alur muara jelitik."jelas Kcy.


Awak media mencoba mengkonfirmasi kepada pihak  pengangkut pasir tersebut berinisial Mr namun yang bersangkutan tidak sedang  berada ditempat bahkan seolah mengelak ketika dihubungi awak media terkait loading pasir tersebut.


Saat berita ini diturunkan awak media berusaha mencari keterangan ke Pihak HNSI Bangka apakah betul mengetahui  dan menyetujui kegiatan penggalian dan loading pasir muara jelitik tersebut.

Dan menurut sekjen HNSI Bangka Sdr. Saidil ,ST malah tidak mengetahui adanya giat tersebut dan tidak mengenal siapa pengusaha yang melakukan penggalian pasir muara dengan menggunakan alat berat tersebut.

Awak media juga akan  mencoba menghubungi pihak Pemkab Bangka yaitu PJ.Bupati Bangka dan kapolres Bangka  guna mengkonfirmasi  apakah mengetahui aktivitas tentang penggalian dan loading pasir muara yang sebelumya juga pernah berjalan dan saat ini distop kembali aktivitasnya.


(FTY)

Lebih baru Lebih lama