Cilacap,Sambar .Id || Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kedungreja bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) resmi menyepakati skema distribusi pupuk bersubsidi guna menghadapi musim tanam 2026.
Hal ini penting mengingat Kecamatan Kedungreja merupakan salah satu wilayah penyangga pangan utama di Kabupaten Cilacap.
Kegiatan Rapat Kordinasi Dengan Ketua Gapoktan Sekecamatan Kedungreja Di laksanakan di Aula Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kedungreja Pada Hari Jum,at ,Tanggal 2 Januari 2026 .
Rapat Di pimpin Kepala Balai penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kedungreja Hartanti ,Dan di hadiri Anggota Koramil 12 Pelda Untung Turijo , Sertu Agunawan ,serta Ketua Gapoktan Sekecamatan Kedungreja .
Ketua BPP Kecamatan Kedungreja Hartanti dalam sambutan pembukanya menegaskan bahwa rapat pertemuan ini sangat penting guna menyamakan persepsi terkait sistem penyaluran pupuk bersubsidi ,melalui sekema antara Balai Penyuluh Pertanian , pengurus Gapoktan, dan pengecer agar masa tanam pada tahun ini 2026 tidak ada kendala berjalan lancar ,guna meningkatkan hasil padi .
"Kami tidak ingin ada petani yang terhambat produksinya hanya karena kendala administrasi atau distribusi pupuk ,tegas Hartanti
Melalui rapat ini, kita pastikan data e-RDKK sinkron dengan stok yang ada di kios, sehingga penyaluran benar-benar sampai ke tangan petani yang berhak," tegas Hartanti
Pelda Untung Turijo anggota Koramil 12 Kedungreja dalam sambutanya yang mewakili Danramil Kapten infanteri Asep Zaenal menyampaikan Agar pertemuan kali ini apa yang menjadi kendala dalam hal penyaluran pupuk baik Stok ,sistem penyaluranya seperti apa bisa di sampaikan ,sehingga progam ketahanan pangan nasional bisa tercapai tidak ada hambatan tegasnya .
Ketua Gapoktan Desa Bumireja Trubus juga menyampaikan dan berharap agar pertemuan ini serta Poin poin Strategis Hasil Pertemuan kali ini di harapkan dapat meminimalisir kendala penyaluran di lapangan .
Lebih lanjut trubus berharap kepada BPP Kecamatan Kedungreja Informasi yang transparan yang sangat kami butuhkan Dengan rapat koordinasi ini, kami di tingkat desa bisa langsung melakukan sosialisasi kepada kelompok tani agar mereka segera melengkapi administrasi yang diperlukan agar pupuk tetap ,cepat tersalurkan guna menjaga ketahanan pangan nasional ujar Trubus Ketua Gapoktan Desa Bumireja.
Rapat ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas harga pupuk sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
BPP Kedungreja Siap melayani jika ada kendala penyaluran pupuk bersubsidi .
Biro Cilacap
Jurnalis Sugeng Rahmat










