Nama Kapolresta Palu Baru Dicatut Penipu, Modus Cairkan Cek Rp100 Juta

BARU HITUNGAN HARI MENJABAT, nama Kapolresta Palu Kombes Pol. Hari Rosena mulai dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab/F-IST Hms Polresta Palu.


SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Baru hitungan hari menjabat, nama Kapolresta Palu Kombes Pol. Hari Rosena mulai dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Pelaku menggunakan identitas Kapolresta untuk melancarkan aksi penipuan melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.


Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan nomor +62 877-1481-1226 dengan nama profil dan foto Kombes Pol. Hari Rosena. 


Sasaran utama penipuan ini diduga merupakan anggota kepolisian sendiri dengan menggunakan gaya bahasa formal layaknya instruksi atasan.


Kronologi dan Modus Operandi


Berdasarkan bukti tangkapan layar yang beredar, pelaku memulai percakapan dengan menanyakan perihal urusan internal seperti pencairan gaji bulanan. Setelah mendapatkan kepercayaan korban, pelaku kemudian beralih ke modus utama, yaitu meminta bantuan pencairan dana.


"Senin pagi menghadap. Kebetulan ada cek saya di Bank BRI. Harap bantuannya mencairkan. Nanti dibuatkan surat kuasa," tulis pelaku dalam pesan tersebut. Pelaku menyebutkan bahwa nilai cek yang perlu dicairkan mencapai Rp100 juta.


Identitas Pejabat Lain Ikut Dicatut


Untuk meyakinkan korbannya, penipu juga mengirimkan nomor rekening yang mencatut nama pejabat tinggi Polri lainnya, yakni Irjen Pol. Dr. Endi Sutendi, dengan nomor rekening Bank BRI: 8107 9671 0185 305. Pelaku bahkan menginstruksikan agar proses pencairan dilakukan di wilayah tertentu untuk menambah kesan resmi.


Imbauan Kewaspadaan


Munculnya kasus ini menjadi peringatan keras bagi internal kepolisian maupun masyarakat luas. 


Pihak berwenang mengimbau agar: Selalu waspada terhadap pesan dari nomor asing yang mengaku sebagai pejabat.


Melakukan verifikasi atau konfirmasi langsung melalui jalur resmi institusi sebelum melakukan transaksi apa pun.


Tidak mudah percaya pada permintaan yang berkaitan dengan uang atau dokumen berharga melalui pesan singkat.


Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian terus memantau pergerakan modus serupa agar tidak ada korban materiil lebih lanjut akibat aksi pencatutan nama pejabat tersebut.***

Lebih baru Lebih lama