Sambar.id TANJUNG BALAI || Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP menerima kunjungan kerja Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, M.P., pada Senin (19/1/2026) pagi.
Kedatangan Menteri Pertanian beserta rombongan di Bandara Raja Haji Abdullah disambut langsung oleh Pangdam XIX/Tuanku Tambusai bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Riau dan Kabupaten Karimun.
Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari agenda monitoring serta penguatan pengawasan komoditas pertanian di wilayah perbatasan, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau.
Dari bandara, rombongan Menteri Pertanian melanjutkan perjalanan menuju Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang telah dijadwalkan.
Dalam kegiatan tersebut, Menteri Pertanian menegaskan pentingnya penguatan sistem pengawasan dan distribusi komoditas pertanian di daerah perbatasan. Menurutnya, wilayah Kepulauan Riau memiliki posisi strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional, sekaligus memerlukan kewaspadaan tinggi terhadap potensi masuknya produk pertanian ilegal.
Menteri Pertanian juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Badan Karantina Indonesia, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya dalam mengamankan arus logistik dan pengawasan lalu lintas barang.
Koordinasi lintas sektor tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas serta ketersediaan pangan nasional.
Sementara itu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menyatakan dukungan penuh TNI Angkatan Darat terhadap berbagai upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya di wilayah perbatasan.
Ia menegaskan, kehadiran TNI diharapkan mampu memperkuat pengawasan, menjaga stabilitas wilayah, serta memastikan implementasi kebijakan strategis pemerintah pusat berjalan optimal di daerah.
Usai melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan, Menteri Pertanian Republik Indonesia beserta rombongan bertolak meninggalkan Kabupaten Tanjung Balai Karimun untuk melanjutkan agenda berikutnya di Kota Batam.(*Red)









