Peringatan Hari Nelayan Nasional ke 66 TA 2026 Pelabuhan Ratu, Pepen Supendi(Cobra) Terpilih Sebagai KETUM


SAMBAR.ID || Sukabumi - Hari Nelayan Nasional diperingati setiap tahun pada tanggal 6 April untuk menghormati jasa dan perjuangan nelayan Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan dan ekonomi nasional, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesejahteraan mereka serta pelestarian laut.


Tanggal ini juga bertepatan dengan peringatan hari olahraga internasional untuk Pembangunan dan Perdamaian (International Day of Sport for Development and Peace) oleh PBB untuk merayakan peran olahraga bagi pendidikan dan perdamaian dunia. Namun di Indonesia, 6 April adalah Hari Nelayan Nasional untuk mengapresiasi peran vital nelayan.


Dalam peringatan Hari Nelayan Nasional ke-66 Palabuhanratu tahun 2026 ini, terpilih sebagai Ketua Umum dalam kepanitiaan yaitu Pepen Supendi. (Jum'at, 9 Januari 2026).


Sosok Pepen Supendi atau yang akrab disapa “Cobra” bukanlah nama asing dikalangan masyarakat Sukabumi dan sekitarnya. Dikenal sebagai tokoh serbabisa, Pepen juga aktif diberbagai bidang, mulai dari dunia hiburan, hukum, hingga pergerakan sosial dan kemasyarakatan. 


Peran dan kontribusinya menjadikan dirinya sebagai salah satu figur penting yang memiliki pengaruh luas di wilayah Sukabumi Raya.


Saat ini, Pepen Supendi memegang sejumlah jabatan strategis di berbagai organisasi dan lembaga, di antaranya:


PEPEN SUPENDI (COBRA)

1. Pimpinan SAWIOS Entertainment, sebuah wadah seni dan hiburan yang berfokus pada pengembangan kreativitas anak muda lokal. 

2. Ketua Umum Komunitas Seniman Entertainment Palabuhanratu (KASEP) Sukabumi Raya, yang menaungi para pelaku seni dikawasan tersebut. 

3. Biro Hukum Media Palapa TV Nasional, memperkuat peran media dengan dukungan advokasi hukum.

4.Aktif di Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (LBHI), memberi bantuan hukum kepada masyarakat kecil.

5. Satgas KPAI Kabupaten Sukabumi, berkontribusi dalam perlindungan anak di daerahnya.

6. Wakil Ketua DPW Jawa Barat Lembaga Komite Anti Korupsi Indonesia, menunjukkan komitmennya dalam pemberantasan korupsi.

7. Ketua DPC FSP Maritim Indonesia Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, memperjuangkan hak-hak buruh maritim.

8. Ketua DPC Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Kabupaten Sukabumi, mendukung pelestarian dan profesionalisme musik dangdut.

9. Ketua Barisan Istimewa Kang Dedi–Erwan (BARIKADE) Kabupaten Sukabumi, yang bergerak dalam pemberdayaan komunitas lokal.

10. Bidang Hukum GARIS Sukabumi Raya.

11. Sekretaris Umum Hari Nelayan Nasional 2025, peran strategis dalam peringatan penting bagi komunitas pesisir. 

12. Direktur PT. Wulansari Sawios Entertainment, Even Organizer (E.O) yang juga merupakan penyelenggara event profesional dikawasan Sukabumi.

13. Ketua Umum Hari Nelayan Nasional Tahun 2026, yang akan diselenggarakan dikawasan Palabuhanratu - Sukabumi. 


Dengan deretan jabatan dan rekam jejak aktivitas sosial yang dijalankannya, Pepen Supendi dikenal sebagai pribadi yang tak kenal lelah memperjuangkan hak-hak masyarakat kecil, pelaku seni, dan kaum nelayan. 


Ia juga kerap menjadi penggerak dalam berbagai kegiatan sosial, budaya, serta pengawasan hukum di wilayahnya. Hal inilah yang menjadikannya dipercaya untuk menjadi Ketua Umum dalam peringatan Hari Nelayan Nasional ke-66 tahun 2026 ini. 


Pepen Supendi mengungkapkan, bahwa dirinya sangat siap untuk mensukseskan perhelatan Hari Nelayan Nasional ke-66 yang akan diselenggarakan di Palabuhanratu tahun 2026. 


Adapun kegiatan akan dimulai sekitar awal April sampai pertengahan Mei. Lokasi yang digunakan sebagai pusat kegiatan direncanakan bertempat di alun-alun Gadobangkong Palabuhanratu. 


"Kami mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk turut mendukung dan memeriahkan pesta Hari Nelayan ke-66 tahun 2026. Ini merupakan hajat kita bersama", ujarnya. Sabtu (10/1/2025)


Lebih lanjut, Pepen Supendi (Cobra) menyampaikan bahwa untuk suksesnya peringatan Hari Nelayan Nasional ke-66 ini tidak terlepas dari kerjasama dan koordinasi yang baik dengan seluruh jajaran kepanitiaan, Forkopimda, Forkopimcam, OKP, Ormas, LSM, Media Massa, dan stake holders lainnya. 


"Kami tidak bisa berdiri sendiri untuk mensukseskan acara tersebut, tentunya membutuhkan dukungan yang kuat dari berbagai liding sektor, baik pemerintah daerah dan ataupun pengusaha serta donatur lain yang sifatnya tidak mengikat", pungkasnya. (Hans) 

Kontributor Sukabumi


Lebih baru Lebih lama