JELANG SATU TAHUN MASA JABATAN sebagai Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid dinilai memiliki karakter kepemimpinan populis melalui berbagai kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat/F-Tim Media Berani.
SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Menjelang satu tahun masa jabatan sebagai Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid dinilai memiliki karakter kepemimpinan populis melalui berbagai kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Pengamat Politik Universitas Tadulako, Nuralam, menyatakan bahwa arah kepemimpinan Anwar Hafid konsisten dengan komitmen yang disampaikan sejak awal, khususnya melalui implementasi sembilan program unggulan BERANI.
"Menurut saya kepemimpinan Anwar Hafid setelah hampir satu tahun ini, lebih populis, mungkin karena terlalu fokus untuk memenuhi komitmen politiknya dengan kondisi baik keuangan daerah maupun atmosfir birokrasi yang melingkupinya serta antisipasi persaingan baru menuju pertarungan politik selanjutnya," katanya pada Kamis (22/01/2026).
Nuralam menyebutkan bahwa kinerja Anwar Hafid paling menonjol terlihat dari dua program strategis yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, yaitu BERANI Cerdas dan BERANI Sehat.
Melalui program BERANI Cerdas, Anwar Hafid berhasil membangun kolaborasi dengan seluruh perguruan tinggi di Sulteng, bahkan menggandeng institusi nasional seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Sementara itu, program BERANI Sehat menghadirkan terobosan dengan memberikan akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat hanya dengan menggunakan KTP, yang memperkuat jaminan hak dasar kesehatan rakyat.
"Hal ini bisa tergambar bahwa dari 9 berani yang mencuat dipermukaan adalah BERANI Cerdas dan BERANI Sehat," ujarnya.
Secara keseluruhan, Nuralam menilai kinerja Anwar Hafid memberikan peran signifikan dalam pembangunan Sulteng, baik dari sisi kebijakan publik maupun penataan arah pemerintahan.
Arah kepemimpinan tersebut juga terlihat melalui penyusunan komposisi baru pemerintahan, yang menjadi sinyal strategi dan visi untuk menjadikan pemerintahan lebih efektif, adaptif, dan terarah.
Selain itu, Anwar Hafid juga aktif membangun jejaring relasi strategis, baik di lingkungan Pemerintah Provinsi maupun dengan lembaga nonstruktural, yang mencerminkan pendekatan kolaboratif dan berorientasi pada penguatan ekosistem pemerintahan yang solid.
Pendekatan ini sekaligus menegaskan komitmennya terhadap kepemimpinan yang inklusif, berjejaring, dan berfokus pada keberlanjutan pembangunan daerah.
"Konsistensinya saat ini dalam periode implementasi ongoing proses sulit diukur namun penyusunan komposisi baru bisa menjadi rujukan akan kemana arah Pak Anwar dan kehadiran relasi beliau dalam khasanah yang melingkupi kekuasaan pemprov termasuk pada lembaga-lembaga non struktural pemerintahan namun terkait dengan kuasa," pungkasnya.









