SAMBAR.ID, Donggala, Sulteng - Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah mulai melakukan percepatan pemeliharaan infrastruktur jalan guna menjamin kenyamanan para pemudik.
Salah satu fokus utama adalah pembersihan saluran drainase di sepanjang ruas jalan nasional Tompe – Pantoloan, Kabupaten Donggala, Selasa (24/2/2026).
Langkah preventif ini diambil untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu genangan air di badan jalan, yang sering kali menjadi penyebab utama kerusakan aspal serta kecelakaan lalu lintas.
Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Bambang Razak, ST, menegaskan bahwa optimalisasi drainase merupakan prioritas dalam agenda pemeliharaan rutin tahun ini, mengingat intensitas kendaraan diprediksi akan meningkat tajam menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Pembersihan ini bertujuan memastikan drainase berfungsi dengan baik dalam mengalirkan debit air hujan. Kita ingin mencegah terjadinya genangan air (aquaplaning) yang dapat membahayakan pengendara, sekaligus mengurangi potensi gangguan struktural pada badan jalan akibat luapan air," ungkap Bambang melalui keterangan resminya kepada awak media.
Fokus Penanganan di Titik Rawan
Kegiatan lapangan ini dilaksanakan secara teknis melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 Provinsi Sulawesi Tengah.
Tim di lapangan menyisir sejumlah titik krusial yang selama ini dinilai rawan mengalami penyumbatan akibat sedimentasi lumpur maupun tumpukan sampah organik.
Pekerjaan meliputi:
*Pengerukan sedimen pada saluran tertutup dan terbuka.
*Pembersihan inlet drainase agar air dari permukaan aspal cepat terbuang.
*Pembabatan rumput dan vegetasi yang menghambat aliran air di sekitar bahu jalan.
Bambang menambahkan bahwa kesiapan jalur Tompe – Pantoloan sangat strategis karena merupakan urat nadi distribusi logistik dan jalur utama pergerakan masyarakat di pesisir barat Sulawesi Tengah menuju Kota Palu maupun sebaliknya.
"Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan prima bagi pengguna jalan. Pemeliharaan rutin harus selesai tepat waktu agar saat arus mudik dan balik dimulai, kondisi jalan sudah mantap dan fungsional sepenuhnya," pungkasnya.
Olehnya Pihak BPJN juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk turut menjaga kebersihan saluran dengan tidak membuang sampah ke drainase, demi menjaga daya dukung jalan nasional tetap optimal dalam jangka panjang.**/Red




.jpg)





