Polresta Palu Ciduk Pengedar Sabu di Poboya, Diduga Suplai Sopir Truk Tambang

SATRESNARKOBA POLRESTA PALU berhasil membongkar jaringan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu/F-IST Google Gemini.


SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Palu berhasil membongkar jaringan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. 


Dalam operasi yang berlangsung pada Rabu (11/2/2026) siang, polisi mengamankan seorang pria berinisial F.R.


Penangkapan F.R dilakukan sekitar pukul 12.30 WITA di Jalan Nunukombo setelah tim lidik melakukan penyelidikan intensif berdasarkan laporan masyarakat. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 13 paket diduga sabu siap edar yang disimpan oleh pelaku.


Sasar Pekerja Tambang


Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, F.R mengaku mendapatkan pasokan barang haram tersebut dari seseorang berinisial O di wilayah Jalan Nunumboku. 


Selain dikonsumsi pribadi, pelaku diketahui menjual kembali sabu tersebut dengan sasaran utama para sopir truk pengangkut material di kawasan tambang emas Poboya.


Kapolresta Palu, Kombes Pol. Hari Rosena, menegaskan bahwa penangkapan ini adalah bentuk komitmen kepolisian dalam membersihkan Kota Palu dari narkotika.


“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika. Penegakan hukum akan terus kami lakukan secara tegas demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda,” tegas Kombes Pol. Hari Rosena.


Barang Bukti dan Ancaman Hukum




Dalam penindakan yang dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Polresta Palu, Kompol Usman, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:


* 13 paket diduga sabu dengan berat bruto 3,522 gram.


* 3 lembar plastik klip kosong.

 

* 1 bungkus rokok merk Surya Gudang Garam (digunakan sebagai tempat penyimpanan).


Atas perbuatannya, tersangka F.R kini mendekam di sel tahanan Polresta Palu dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) serta Pasal 609 ayat (1) huruf a KUHP Nasional. Polisi saat ini tengah melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mengejar pemasok uta

ma berinisial O.**/Tim Red.


Lebih baru Lebih lama