PROBO Targetkan 2 Juta Anggota, Rizky Hidayatullah Pimpin Konsolidasi Nasional Relawan Prabowo

M. RIZKY HIDAYATULLAH terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PROBO untuk masa bakti 2026–2031/F-IST Google Ai.


SAMBAR.ID, Jakarta - Gerakan relawan pendukung Prabowo Subianto yang tergabung dalam Relawan Pro Prabowo (PROBO) resmi memasuki babak baru kepemimpinan. M. Rizky Hidayatullah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PROBO untuk masa bakti 2026–2031. 


Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat pleno yang berlangsung di Second Floor Coffee, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/2/2026). Keputusan aklamasi ini merupakan hasil tindak lanjut dari mekanisme pemilihan daring yang telah diselenggarakan pada Desember 2025 lalu. 


Kehadiran perwakilan Dewan Pendiri PROBO dari 11 provinsi dalam rapat pleno tersebut menegaskan legitimasi kepemimpinan Rizky sekaligus menjadi momentum penguatan soliditas internal organisasi di tingkat nasional.


Restrukturisasi dan Transparansi Organisasi


Dalam pidato perdananya pasca-penetapan, Rizky Hidayatullah menekankan bahwa prioritas utamanya adalah melakukan transformasi tata kelola organisasi. Ia menegaskan bahwa PROBO tidak boleh lagi dipandang sekadar sebagai instrumen politik musiman, melainkan harus bertransformasi menjadi organisasi yang profesional dan transparan.


"Fokus kami adalah memperkuat fondasi. Organisasi ini harus menjadi ruang bersama yang produktif, responsif, dan disiplin secara struktural. Konsolidasi internal adalah harga mati sebelum kita bergerak lebih jauh ke ranah sosial-kemasyarakatan," ujar Rizky di hadapan para pengurus.


Rizky menambahkan bahwa relawan di bawah kepemimpinannya akan didorong untuk memiliki dampak sosial yang nyata, memastikan kehadiran PROBO dirasakan langsung oleh masyarakat melalui berbagai program kerja yang akan disusun dalam waktu dekat.


Akselerasi Digital: Website dan Aplikasi Resmi


Menghadapi tantangan era digital, DPP PROBO mengumumkan langkah strategis dengan menyiapkan ekosistem digital terintegrasi. Rizky mengungkapkan bahwa pihaknya akan meluncurkan website dan aplikasi resmi organisasi pada pertengahan bulan Ramadhan mendatang.


Langkah digitalisasi ini memiliki dua fungsi utama:


*Sentralisasi Informasi: Menjadi kanal resmi publikasi kegiatan dan komunikasi antar-kader di seluruh Indonesia.


*Validasi Keanggotaan: Menjadi satu-satunya pintu gerbang resmi untuk pendaftaran dan registrasi anggota baru guna menghindari duplikasi data dan memastikan basis massa yang akurat.


"Digitalisasi adalah kunci untuk transparansi. Dengan sistem satu pintu, kita bisa memetakan kekuatan relawan secara real-time di seluruh pelosok negeri," jelas Rizky.


Target Ambisius: 2 Juta Anggota pada 2028


Kecepatan kerja (gaspol) menjadi tema utama kepemimpinan Rizky. Ia mematok target yang cukup berani, yakni menghimpun sedikitnya dua juta anggota resmi yang terverifikasi hingga tahun 2028. 


Untuk mencapai angka tersebut, penyusunan sruktur kepengurusan DPP akan segera dirampungkan guna mengakomodasi ekspansi ke wilayah-wilayah yang belum terjamah.


Sebagai simbol kekuatan baru, DPP PROBO merencanakan perhelatan Deklarasi Akbar pada bulan April atau Mei 2026. Acara kolosal ini diproyeksikan akan mengumpulkan sekitar 5.000 anggota dan simpatisan dari berbagai daerah sebagai unjuk kekuatan dan kesiapan organisasi dalam mengawal agenda-agenda strategis ke depan.


"Jika tidak ada aral melintang, deklarasi tersebut akan menjadi tonggak sejarah ekspansi PROBO secara nasional. Kami ingin menunjukkan bahwa basis relawan ini terorganisir, terstruktur, dan memiliki visi yang jelas," pungkasnya.***


Lebih baru Lebih lama