Warga Sinaboi 'Menjerit', Jalan Rusak Bertahun-tahun Tak Tersentuh Perbaikan

SAMBAR.ID, RIAU |

Rokan Hilir - Kondisi infrastruktur jalan di Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga hancur total. Kurangnya perhatian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil membuat mobilitas warga lumpuh, bahkan mengancam nyawa para pelajar.


Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (3/2/2026), akses jalan utama yang menjadi urat nadi perekonomian warga tersebut kini lebih menyerupai kubangan air. Warga mengeluhkan lambannya respons pemerintah meski kondisi ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun.


Seorang tokoh pemuda Kecamatan Sinaboi menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap kinerja pemerintah daerah dan para wakil rakyat. Ia menilai, baik Pemprov maupun Pemkab Rohil tidak menunjukkan keseriusan dalam menangani infrastruktur yang menjadi hak dasar masyarakat.


"Pemprov dan Pemkab Rokan Hilir seolah menutup mata. Kondisi jalan yang hancur ini sangat sulit dilalui. Kami merasa tidak ada perhatian serius sama sekali," ujarnya kepada awak media, Selasa (3/2/2026).

Soroti Kinerja Anggota Legislatif


Tak hanya pemerintah eksekutif, warga juga melontarkan kritik pedas terhadap para anggota legislatif yang duduk di DPRD Riau maupun DPR RI. Mereka dianggap gagal mengemban amanah untuk memperjuangkan aspirasi rakyat di daerah pemilihan (Dapil) Rokan Hilir.


"Kami sangat kecewa. Mereka (anggota legislatif) hanya datang saat kampanye untuk mengemis suara. Setelah duduk, mereka seolah 'nina bobo' dan tidak memperjuangkan nasib kami di Sinaboi. Janji-janji mereka hanya pembodohan," lanjutnya dengan nada kecewa.


Siswa Sekolah Jadi Korban


Dampak dari rusaknya jalan ini paling dirasakan oleh generasi muda. Banyak anak sekolah yang kerap terjatuh ke dalam kubangan saat hendak menuntut ilmu. Akibatnya, mereka sering gagal mengikuti pelajaran di sekolah karena pakaian yang kotor dan basah.


"Anak-anak sekolah yang merupakan generasi penerus bangsa harus bertaruh nyawa setiap hari. Terkadang mereka jatuh di jalan yang sudah seperti kubangan kerbau. Di mana hati nurani para pemimpin kami?" tambahnya.


Memohon Atensi Presiden Prabowo


Mengingat buntu nya solusi dari pemerintah daerah, warga Kecamatan Sinaboi kini menaruh harapan besar kepada pemerintah pusat. Mereka memohon kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk turun tangan mengatasi penderitaan warga di wilayah yang dijuluki 'Negeri Seribu Kubah' tersebut.


"Kami memohon kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto agar menanggapi hal ini dengan serius. Kami butuh bukti nyata, bukan sekadar janji manis kampanye yang selalu berakhir dengan kekecewaan," pungkasnya.


Laporan: Tim Jurnalis (Legiman)

Sumber: Konfirmasi

Lebih baru Lebih lama