INDEKS KORUPSI DINILAI MASIH TINGGI, KPK JABAR SAMBANGI KEJATI JABAR DORONG UPAYA PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN KORUPSI : BEBERAPA DAERAH ZONA MERAH


SAMBAR.ID | JAWA BARATKomite Pencegahan Korupsi Jawa Barat (KPK JABAR) sambangi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Hal tersebut terkait kemitraan strategis dalam upaya pencegahan korupsi Jawa Barat. Pertemuan tersebut berlangsung di gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, dimana rombongan KPK Jabar lansung dipimpin oleh sang Ketua Umum yaitu Rd. H. Piar Pratama, SH. 


Setibanya di Kejaksaan, rombongan KPK Jabar diterima oleh Bidang Pidsus, Intel dan Penkum. Bahkan disana disambut langsung oleh Kasipenkum Kajati Jabar.


Dalam pertemuan tersebut KPK Jabar menyampaikan bahwa indeks korupsi Jawa Barat masih tinggi dengan bukti masih banyaknya pejabat daerah dari mulai tingkat desa, Kepala Dinas, Bupati sampai pejabar BUMD yang terjerat kasus korupsi.


Maka dari itu, KPK Jabar berkomitmen agar mendororong upaya intensif terkait pencegahan, selain itu juga tentu KPK Jabar akan menjadi garda terdepan dalam memberikan suport kepada Kejaksaan dalam menangkap bangsat-bangsat uang rakyat dan siap berhadapan dengan elit-elit yang berusaha membekingi oknum pejabat yang korupsi. Adapun beberapa daerah jadi fokus intensif, yiatu :

1. Kota Bandung

2. Kabupaten Bandung

3. Kabupaten Cirebon

4. Kabupaten Sumedang

5. Kabupaten dan Kota Sukabumi

6. Kabupaten Cianjur

7. Kabupaten Bekasi

8. Kabupaten Garut

9. Kabupaten Bandung Barat


Daerah tersebut bisa dikatakan zona merah dan rawan korupsi.


Bak gayung bersambut, pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Barat pun menyambut baik apa yang disampaikan KPK Jabar dan tentu berkolaborasi dalam upaya pencegahan korupsi di Jawa Barat.


Bahkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat melalui kasipenkum menyampaikan jangan sungkan-sungkan bilamana ada oknum Jaksa yang melakukan tindakan-tindakan melanggar hukum. Bahkan pada prinsipnya menerima baik apa yang disampaikan pihak KPK Jabar. 


(UM) 

Lebih baru Lebih lama