SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Bursa pencalonan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah mulai memanas menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII yang dijadwalkan berlangsung pada 23-25 April 2026.
Mantan Ketua HIPMI Sulteng, Endi Hermawan, resmi memantapkan diri sebagai salah satu kandidat kuat dalam kontestasi tersebut.
Sebagai bukti keseriusan, Endi bersama dua kandidat lainnya telah menyetorkan dana partisipasi sebesar Rp200 juta pada saat pengambilan formulir.
Berdasarkan regulasi panitia, para bakal calon diwajibkan menyetor tambahan dana sebesar Rp 400 juta saat pengembalian formulir untuk ditetapkan secara resmi sebagai calon ketua periode 2026-2032.
Rekam Jejak dan Prestasi
Endi Hermawan bukanlah sosok baru dalam dunia organisasi pengusaha di Sulawesi Tengah. Direktur Utama PT Gunung Batu Jaya ini memiliki rekam jejak mumpuni, di antaranya:
Kepemimpinan HIPMI: Menjabat sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Sulteng periode 2011–2014.
Prestasi Nasional: Di bawah kepemimpinannya, HIPMI Sulteng berhasil menyabet HIPMI Award 2012 dari DPP HIPMI Pusat atas keberhasilan tata kelola organisasi dan ekspansi jaringan hingga ke tingkat kabupaten/kota.
Integritas: Berdasarkan data profil publik per April 2026, Endi tercatat memiliki rekam jejak bersih tanpa keterlibatan dalam kasus hukum maupun kriminal.
Gagasan Ekonomi "Sulteng Nambaso"
Dalam visi pencalonannya, Endi mengusung konsep strategis bertajuk Ekosistem Ekonomi "Sulteng Nambaso". Gagasan ini menitikberatkan pada peran Kadin sebagai pusat kolaborasi yang inklusif dan inovatif.
"Kadin harus menjadi motor penggerak yang mampu menghubungkan UMKM, pengusaha lokal, hingga korporasi besar dalam satu rantai nilai ekonomi yang kuat dan berdaya saing global," ujar Endi dalam pernyataan visinya, belum lama ini.
Melalui visi ini, ia berkomitmen membawa dunia usaha di Sulawesi Tengah naik kelas dengan menciptakan iklim investasi yang lebih terintegrasi pasca-pandemi dan di tengah tantangan ekonomi digital saat ini.**
Source : AntaraNews.com






.jpg)



