Mengenal Sosok Arifandi Nugroho: Sosok Pengusaha Muda di Balik Kemudi BM PAN Kota Palu

CAPTION : Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Arifandi Nugroho, Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kota Palu/F-Doc Instragram Pribadi.


SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Dinamika kepemudaan di Kota Palu semakin berwarna dengan hadirnya figur-figur muda yang aktif di dunia organisasi dan profesional. Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Arifandi Nugroho, Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kota Palu.


Arifandi, yang dikenal luas melalui akun Instagram @arifandi_nugroho, bukan sekadar politisi muda. Ia merupakan seorang pengusaha sukses yang menjabat sebagai Owner Sarara Gadai Indonesia.


Perpaduan antara latar belakang pebisnis dan jiwa organisasi membuatnya membawa warna baru bagi organisasi sayap Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.


Aktif dalam Aksi Sosial dan Konsolidasi


Di bawah kepemimpinannya, BM PAN Kota Palu gencar melakukan berbagai aksi nyata. Tak hanya berfokus pada politik praktis, Arifandi dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan kepemudaan. Beberapa aksi yang rutin dilakukan antara lain:


Aksi Kemanusiaan: Pembagian takjil secara masif kepada masyarakat Kota Palu.


Filantropi Digital: Sebagai seorang konten kreator, ia kerap membagikan sebagian penghasilan dari kontennya kepada sesama yang membutuhkan.


Konsolidasi Organisasi: Menghadiri dan menyukseskan gelaran Musyawarah Wilayah (Muswil) BM PAN pada akhir 2025 lalu.


Sinergi Wilayah dan Kota


Penting untuk dipahami bahwa struktur organisasi BM PAN memiliki pembagian tugas yang sangat jelas. 


Jika Arifandi Nugroho memfokuskan pengabdiannya di tingkat Kota Palu, koordinasi di tingkat provinsi berada di bawah kendali Ratna Mayasari Agan (akrab disapa Kak Neni), yang menjabat sebagai Ketua DPW BM PAN Sulawesi Tengah (Sulteng).


Sinergi antara kepemimpinan wilayah di bawah Ratna Mayasari Agan dan kepemimpinan kota di tangan Arifandi diharapkan mampu memperkuat posisi BM PAN sebagai wadah aspirasi generasi muda di Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu.


"Politik bagi kami bukan sekadar kursi, tapi bagaimana keberadaan organisasi ini bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh warga, terutama anak muda," ujar Arifandi melalui akun resmi Instagram nya. ***

Lebih baru Lebih lama